"Sopir bus diduga tidak menguasai medan dan tidak bisa mengendalikan bisnya saat menikung, karena kecepatannya 80 KM/jam. Saking cepatnya, bus sampai oleng dan keluar marka. Di waktu bersamaan, ada truk dari arah berlawanan. Sehingga tabrakan atau serempetan sisi kanan bus dan truk tak bisa dihindarkan,” jelasnya.

Ibnu menambahkan, bodi bus sisi kanan rusak parah, usai menghantam bak truk. Bus membentur bodi truk terlebih dulu, kemudian truk oleng dan mengarah ke badan bus.
“Baik sopir truk maupun sopir bus selamat. Sekarang diperiksa di kantor Satlantas Polres Probolinggo. Sopir truk bernopol DR 8600 AB bernama Munawir (40), warga Mataram NTB. Sedangkan sopir bus Medali Mas N 7130 UA bernama Rifai A Kerto (48), warga Pasuruan, Jatim,” pungkas Ibnu.
Hingga berita diturunkan, para korban sudah dilakukan evakuasi dan masing-masing korban meninggal sudah dijemput oleh pihak keluarganya untuk dikebumikan.
Para korban meninggal adalah sebagai berikut :
1. Suyono (45), warga desa Gunung Ronggo, RT/RW 11/02, Kecamatan Paginu, Malang.
2. Jumiati (51) Warga Desa Mulyo Arjo, RT/RW 02/10 Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.
3. Sukir (35) Warga Desa Argosari, RT/RW 06/02, Kecamatan Jabung, Malang.
4. Maria Yustiani Eni (41) Warga Babakan, Bali.
5. Simon, Turis. Tapi belum diketahui berasal dari Negara mana.
Sedangkan lima orang korban lainnya masih belum terindentifikasi dan sementara masih dinyatakan sebagai Mr dan Mrs X.
Kapolres Probolinggo, AKBP Arman Syaifudin mengatakan sejauh ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi di TKP termasuk kedua sopir. "Nanti lah, kita masih fokus untuk melakukan pemeriksaan," ujar Kapolres di tempat terpisah kepada sejumlah wartawan. (ndi/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




