Terduga Teroris yang Ditangkap di Ponorogo Rencanakan Serang Istana

Terduga Teroris yang Ditangkap di Ponorogo Rencanakan Serang Istana Densus 88 menggeldah rumah Hendrasti Wijanarko di Dukuh Bangunasri Desa Balong Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Selasa (24/10).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto, mengungkapkan bahwa Hendrasti yang memiliki akun telegram Lir ilir kerap berkunjung ke Lembaga Pemasyarakatan Madiun.

Bahkan Hendrasti mampu membantu pernikahan antara dua terdakwa teroris yakni Nur Sholikin dan Dian Yulia Novi.

"Nur Sholikin menikah dengan Dian Yulia Novi (pelaku rencana bom bunuh diri Istana Negara) dinikahkan oleh napi teroris LP Madiun (Wiliam Maksum). Yang membantu pernikahan adalah Lir ilir (Hendrasti)," ujar Rikwanto melalui keterangan tertulis.

Rikwanto mengungkapkan bahwa sebelum pernikahan tersebut terjadi Nur Sholikin dan Hendrasti merupakan anggota grup telegram “Warkop”, yang di dalamnya juga terdapat Bahrun Naim, dan Khafid Fathoni.

Selain itu di dalamnya juga terdapat anggota yang semuanya pendukung atau simpatisan Jamaah Ansharut Daulah.

"Pada saat proses pernikahan, pelaku rencana bom bunuh diri Istana Negara melalui media sosial, mereka membuat grup telegram bernama 'Kulak Tahu', yang di dalamnya juga terdapat Bahrun Naim, dan Hendrasti Wijanarko," jelas Rikwanto. (ana/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO