TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sebuah granat mortir yang diduga benda peninggalan penjajah ditemukan Tarkum warga (41) Desa Genaharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban di samping rumah miliknya, Senin (9/4).
Benda tersebut berukuran panjang sekitar 22 centimeter dan berdiameter 15 centimeter. Saat ditemukan, kondisinya sudah berkarat akibat lama tertimbun di dalam tanah.
BACA JUGA:
- PT SBI Salurkan 24 Hewan Kurban untuk Warga Tuban pada Iduladha 2026
- Lapas Tuban Gagalkan Penyelundupan 177 Butir Obat, Alur Kunjungan Bakal Diperketat
- PT Solusi Bangun Indonesia Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar dari Laba Bersih 2025
- Gangguan Transmisi 500 kV, PLN Angkat Bicara soal Listrik Padam di Tuban hingga Lamongan
Kapolsek Semanding AKP Desis Susilo mengatakan, kejadian tersebut bermula saat Tarkum (pemilik rumah) hendak memberi makan ternak yang berada di samping rumah. Namun dengan tidak sengaja, kakinya menginjak sebuah benda. Setelah diangkat ternyata benda tersebut adalah sebuah mortir.
"Benda itu diduga peninggalan penjajah dulu, karena kondisinya sudah rusak dan berkarat," ujar Desis Susilo.
Setelah menemukan benda asing tersebut, Tarkum langsung memberitahukan ke perangkat setempat untuk ditindaklanjuti dan dilaporkan ke Polsek setempat.
Mendengar laporan tersebut, petugas langsung menuju lokasi penemuan untuk melakukan menyelidikan. Karena jika disalahgunakan benda tersebut dapat membahayakan warga setempat.
"Sementara kita amankan benda itu dirumah perangkat desa, karena apabila terkena gesekan dan benturan rawan terjadi ledakan," pungkasnya. (gun/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




