Suasana salat jumat di Yerusalem. foto: thetimeofisrael.com
YERUSALEM, BANGSAONLINE.com – Puluhan ribu warga Palestina menggelar salat Jumat di Yerusalem. Namun mereka dilarang memasuki Masjidil Aqsa maupun berziarah ke Makam Nabi Yusuf di Nablus.
Sebanyak 1.500 polisi dikerahkan untuk menjaga. Namun, salat Jumat pertama di bulan Ramadan berlangsung tertib.
BACA JUGA:
- Kunjungi Amanatul Ummah, Kementerian Pendidikan Palestina: Mereka Bunuh Kami Karena Belum Beradab
- Jelang Ramadan, Polisi Israel Tangkap Imam Masjidil Aqsha
- Dilepas Gubernur Khofifah, Ride for Palestine 2025 Bawa Pesan Kemanusiaan dari Surabaya ke Kemenlu
- HUT ke-80 RI, Baznas Terjunkan Bantuan Seberat 80 Ton ke Gaza Lewat Airdrop
Jemaat Muslim berdoa di dekat Dome of the Rock dan Masjid Al-Aqsa, yang terletak di kompleks Temple Mount di Yerusalem.
Tampak polisi Israel bersiap untuk mencegah kemungkinan terjadinya protes massal dari warga Palestina. Polisi-polisi itu dikerahkan untuk mengantisipasi terjadinya gesekan dari perbatasan Gaza ke Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
Pada sore hari, Jemaat Muslim yang salat Jumat di Yerusalem dikabarkan bubar dengan tertib.
Mereka kemudian bergabung dengan sekitar 40.000 Muslim di Tepi Barat yang datang ke kota untuk berdoa bersama di Yerusalem Timur. Sementara sekitar 8.000 warga Palestina berkumpul untuk berdoa di Makam Para Leluhur di Hebron.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




