Menurut Kiai Asep, belakangan ini makin banyak rekayasa dan kecurangan. Mantan ketua Tanfidziah PCNU dan pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Surabaya ini kemudian mengungkap beberapa praktik kecurangan seperti raibnya gambar-gambar Khofifah-Emil di beberapa tempat.
“Pernah juga tertangkap. Tukang becak yang menurunkan gambar Bu Khofifah,” katanya. Tapi di balik tukang becak ada aktor yang menggerakkan.
“Jadi Bu Khofifah ini sekarang diserang dari berbagai penjuru, karena itu kita harus menjaga jangan sampai serangan dan kecurangan-kecurangan itu terus terjadi dan menimpa Bu Khofifah. Mungkin ada yang panik setelah survei kita terus menang. Karena itu kita barisan kiai-santri harus waspada tapi jangan ragu karena Bu Khofifah adalah calon terbaik untuk Jawa Timur yang maju, adil dan makmur. Relawan barisan kiai-santri akan terus berjuang dengan cara akhlaqul karimah. Kita percaya dengan do’a-do’a yang kita panjatkan, pasti semua niat jahat itu akan kembali kepada mereka yang melakukan kecurangan dan kejahatan,” tegas Kiai Asep Saifuddin yang juga Ketua Umum PP Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) itu disambut antusias ribuan para saksi yang memadati aula pertemuan keluarga Kiai Asep Saifuddin Chalim di Pacet Mojokerto.
Pemantapan para saksi ini berlangsung sejak Jumat 18 hingga Sabtu 19 Mei malam. Hingga berita ini ditulis acara masih terus berlangsung.










