Abdullah Syafi'i (kiri duduk) saat ikut pendaftaran Bacaleg Nasdem di KPU Gresik. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Ketua DPC Partai Gerindra Gresik dr. Asluchul Alif akhirnya angkat bicara soal pergantian Ketua Fraksi Partai Gerindra dari Abdullah Syafi'i kepada Abdullah Munir.
Menurut dr. Asluchul Alif, pergantian tersebut dilakukan karena Abdullah Syafi'i mencalonkan diri menjadi Bacaleg Partai Nasdem, sehingga otomatis keluar dari keanggotaan Partai Gerindra. "Pergantian Abdullah Syafi'i merupakan kesepakatan fraksi Partai Gerindra," ujar dr. Alif didampingi Sekretaris Asikin Hariyanto kepada sejumlah wartawan usai rapat di kantor Fraksi Gerindra DPRD Gresik, Rabu (18/7/2018) siang.
BACA JUGA:
- Dukung Program Prabowo, Gerindra Gresik Gelar Uji Coba MBG di Kedamean dan Ujungpangkah
- Syukuran HUT Gerindra ke-17, Alif: Sukseskan Program Prabowo-Gibran dan Kada Gresik Terpilih
- Ketua DPRD Gresik Lantik Wahidatul Husnah sebagai Anggota PAW Periode 2024-2029
- Awal Kampanye di Gresik, Cabup di Malaysia, Cawabup Umroh, Tim Yani-Alif Terus Bergerak
"Pergantian Abdullah Syafi'i dilakukan karena Abdullah Syafi'i yang merupakan ketua Fraksi Partai Gerindra di DPRD Gresik ketahuan nyaleg lewat Partai Nasdem," terangnya.
"Kan tidak lucu Fraksi Gerindra dipimpin oleh kader Nasdem. Kami memutuskan Abah Munir sebagai Ketua Fraksi," imbuhnya.
Alif mengaku akan segera mengirim surat hasil rapat fraksi soal pergantian ketua fraksi tersebut ke DPP. "Masih menunggu surat keputusan dari DPP Gerindra soal pencabutan SK. Komunikasi dengan dia (Abdullah Syafi'i) tidak mendaftar (Bacaleg) ke mana-mana sudah pernah kami lakukan, seperti pada akhir Ramadan 1439 H. Eh kemarin daftar lewat Nasdem, berarti kan dia (Syafi'i) punya kartu anggota Nasdem," pungkasnya. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




