Terkait hal ini, Kepala Desa Pangkahkulon Ahmad Fauron mengakui pihaknya belum menerima surat dari pelaksana proyek soal adanya kegiatan pemetaan lahan. Dia mengungkapkan, kegiatan itu sudah dilakukan sejak tiga hari yang lalu.
"Hingga saat ini tak ada surat pemberitahuan. Juga belum ada sosialisasi ke warga maupun nelayan," ungkap Furqon kepada wartawan.
Karena itu, Fauron mengaku tak bisa berbuat banyak terhadap warga yang melakukan demo. Apalagi, lahan yang dipetakan tersebut masuk ke dalam wilayah Desa Pangkahkulon.
"Kami datang ke lokasi karena ada beberapa hal yang perlu diselesaikan. Apapun aktivitas, paling tidak ada koordinasi dan sosialisasi, karena di sini ada Rukun Nelayan, Petani Tambak, Pemerintahan Desa (Pemdes). Saya mau ada transparansi," terangnya.










