Menurut mereka, terkait rekrutmen CPNS tersebut, seluruh honorer K2 tidak akan mendaftarkan diri dalam rekrutmen CPNS. ”Batalkan rekrutmen CPNS, batalkan. Rekrutmen CPNS adalah penghianatan terhadap honorer yang telah lama mengabdi,” ucap salah seorang honorer di sela-sela demo dengan suara lantang.
Koordinator aksi demo, Ipung Kurniawan mengatakan, aksi yang dilakukan adalah sebagai upaya untuk mendorong pemerintah Jombang mengirim surat penolakan pendaftaran CPNS yang tengah berlangsung.
Menurutnya, penolakan tersebut sebagai bentuk rendahnya perhatian pemerintah terhadap nasib honorer yang sudah lama mengabdi.
“Apalagi, dari kuota 428 lowongan, jalur khusus honorer hanya sebanyak 80 formasi. Jumlah ini tidak sebanding jumlah honorer di Jombang sebanyak 800 orang honorer. Karena itu, kami menolak rekrutmen CPNS kali ini,“ ujar Ipung Kurniawan.









