Puing-puing bangunan warung dan mess pekerja Gress Mall usai terbakar. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
Menurutnya, api itu dengan cepat membakar mess pekerja dan warung-warung makan yang melayani pekerja. "Kebakaran yang cepat itu membuat kami panik sehingga tak sempat menyelamatkan barang-barang dalam warung," ujarnya.
Hal yang sama disampaikan Gianto (28), salah satu pekerja proyek. Ia mengaku langsung berlari dan menyelamatkan kendaraan yang terpakir di depan mess saat dirinya melihat kobaran api. "Alhamdulillah, sepeda saya tak ikut terbakar," katanya bersyukur.
Sementara Project Manager Gress Mall, Petrus Agus Susanto menyatakan, saat ini pihaknya bersama pihak kepolisian masih meneyelidiki penyebab kebakaran. Karena saat kejadian, para pekerja tengah sibuk bekerja.
"Kami tengah mendata jumlah sepeda motor serta material karyawan yang terbakar," katanya.
Ia memastikan pekerjaan proyek Gress Mall tetap berjalan sesuai schedule. "Saat ini, kami memikirkan tempat beristirahat pekerja proyek mengingat seluruh mess ludes terbakar," terangnya.
Kapolsek Kebomas Kompol Ronny Edi Yusuf menambahkan, pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan mess pekerja proyek Gress Mall tersebut.
"Karena itu, kami belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran. Kami masih memeriksa sejumlah saksi untuk mencari tahu penyebab kebakaran," katanya. (hud/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




