Jenazah saat di rumah duka. Istri Rabagus sedang mengusap air matanya.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Ratusan orang mengatar jenazah almarhum Rabagus Suwito (26) ke tempat peristirahatan terakhir yang dimakamkan di pemakaman Arab Mlajah Bangkalan, Rabu (7/11/2018).
Rabagus Suwito merupakan korbang pesawat Lion Air JT 619 di Tanjung Karang Karawang Jawa Barat. Sesuai data dari Tim Disaster Victim Investigation (DVI), Polri telah berhasil mengidentifikasi 17 jenazah korban Lion Air JT 610 pada hari Selasa (6/11/2018).
BACA JUGA:
- Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tretan Biosaka Madura Semprot Gunungan Sampah di TPS Bangkalan
- Ruang Pantomim Bangkalan Turun ke CFD, Kenalkan Seni yang Telah Ukir Prestasi Nasional
- Jemaah Haji asal Bangkalan Gelar Tasyakuran di Makkah, Bersyukur Usai Selesaikan Rangkaian Ibadah
- Investigasi Keracunan 84 Siswa SMAN 1 Kokop Bangkalan, Satgas MBG Ungkap Temuan ini di SPPG
Jenazah Rabagus Suwito diberangkatkan dari Jakarta pukul 6 pagi mengunakan Batik Air ID7360 dan sampai di rumah duka pukul 09.35 WIB.
Setelah diistirahatkan sebentar kurang lebih 10 menit di rumah duka baru disholatkan di PP Al Hikam, dan langsung di bawa ke peristirahatan terakhir di pemakaman umum Arab Mlajah Bangkalan.
Rabagus Suwito (almarhum) memiliki satu anak yang berumur 1 tahun (per 23/11/201) serta istri bernama, Ghea Shofa Anggraini.
Menurut GM Line Maintenance bahwa Rabagus Suwito bergabung dengan Lion Air sudah 6 tahun sebagai teknisi, dan kerjanya bagus. Lion Group mengucapkan mohon maaf kepada semua korban dengan kejadiian musibah ini. (uzi/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




