"Kebetulan saya lewat lalu saya melihat ke dalam rumah (rumah korban, red) sudah berlumuran darah di lantai," terang Nuning (24) saat ditemui Bangsaonline.com, Senin (19/11).
Mengetahui hal tersebut, Nuning langsung memberitahukan pada warga lain. Ketika para tetangga korban berdatangan, Katimin sudah berada dirumahnya. Perangkat desa setempat kemudian melaporkan perihal kejadian tersebut ke kantor Polsek Pitu.
Anggota Polsek Pitu yang dipimpin Kapolsek Pitu Iptu Subandi bersama tim identifikasi dari Polres melakukan olah TKP dan mengamankan Katimin di rumahnya.
"Kita mendapatkan laporan bahwa ada warga desa Selopuro telah meninggal dengan luka di leher. Diduga yang melakukan adalah tetangganya sendiri yang menurut informasi mengalami gangguan jiwa," jelas Iptu Subandi pada Bangsaonline.com.










