Istighosah Kubro untuk Keselamatan Bangsa dan Pembekalan Relawan Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) Pamekasan untuk Pemenangan Jokowi-Ma'ruf. Foto: Ist
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Meski diterpa hujan deras, angin ribut hingga listrik padam, acara Istighosah Kubro untuk Keselamatan Bangsa dan Pembekalan Relawan Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) Pamekasan untuk Pemenangan Jokowi-Ma'ruf tetap berjalan dengan khidmat.
Dari keterangan tertulis yang diterima redaksi, ribuan jamaah pengajian dan relawan tetap bertahan di lokasi acara dan khusyuk membaca salawat dan mengikuti acara hingga selesai.
BACA JUGA:
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
- Goes To Campus UAC, Gubernur Lemhanas: Dari Rahim Pesantren Lahir Indonesia
- Pemprov dan DPRD Jatim Setujui 2 Raperda Strategis
Khofifah Indar Parawansa, selaku Ketua Dewan Pengarah JKSN, bahkan tak ragu orasi memberikan arahan meski hanya menggunakan pengeras suara berupa toa. Jamaah pengajian dan relawan JKSN memilih mendekat ke panggung dan menyimak khusyuk pengajian yang berlangsung.
"Kita semua berdoa di sini, memanjatkan doa semoga Indonesia menjadi negara yang barokah. Hari ini kita berkumpul untuk mendoakan keselamatan bangsa," kata Khofifah berteriak agar jamaah bisa mendengar suara lewat toa, Senin (4/2).
Selain mendoakan agar Indonesia selamat dari bencana dan marabahaya, para jamaah juga berdoa agar ahlussunnah wal jamaah atau aswaja yang kini ada di Indonesia bisa terus dijaga oleh Allah.
"Kita semua menjadi bagian yang ikut wajib mendoakan agar ahlussunnah wal jamaah dijaga oleh Allah SWT. Saya ingin semua menjadi kesatuan, mulai IPNU, IPPNU, Ansor-Banser, Fatayat dan Muslimat, kita semua ingin aswaja dijaga oleh Allah," ucap Ketua Umum Muslimat NU ini.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




