Gubernur Khofifah saat foto bersama para ASN.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemprov Jaitm menyiapkan langkah strategis berupa efisiensi anggaran dan penyesuaian pola kerja ASN untuk mengantisipasi lonjakan harga minyak dunia yang telah menembus 105 dolar AS per barel.
“Harga minyak sudah tembus 105 dolar AS per barel. Kita harus melakukan antisipasi sangat detail karena tidak bisa memprediksi sampai kapan konflik global ini berlangsung,” kata Gubernur Khofifah saat memimpin apel di Kantor Setdaprov Jaitm, Jalan Pahlawan, Surabaya, Selasa (17/3/2026)..
BACA JUGA:
Ia menegaskan, efisiensi anggaran menjadi kunci menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus mencegah peningkatan angka kemiskinan, khususnya pada kelompok masyarakat rentan. Khofifah juga menekankan intervensi terhadap masyarakat miskin desil 1 dan 2 harus dilakukan secara komprehensif.
Sebagai bagian dari penghematan energi, Pemprov Jatim mengkaji opsi penyesuaian pola kerja ASN, termasuk pengurangan hari kerja di kantor menjadi empat, tiga, atau dua hari per pekan dengan sisanya dilakukan secara daring.
“Yang bekerja secara online tidak boleh dianggap libur, tetap harus menjaga produktivitas,” kata Khofifah.
Ia memastikan kebijakan tersebut tidak akan mengganggu layanan publik esensial, terutama sektor kesehatan dan pendidikan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




