Tarian Kolosal 1.215 Pelajar Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Kediri

Tarian Kolosal 1.215 Pelajar Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Kediri

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pembukaan peringatan hari jadi yang ke 1.215, Pemerintah Kabupaten Kediri menggelar kesenian tradisional tari massal yang diikuti oleh 1.215 penari yang berasal dari pelajar tingkat SD, SMP, SMA se-Kabupaten Kediri

Tari kolosal massal ini bercerita tentang Panji dan kesenian yang dimiliki oleh Kabupaten Kediri. Bupati Kediri Haryanti Sutrisno menjelaskan kegiatan ini sengaja dilakukan untuk melestarikan kesenian daerah, dan masyarakat pun terhibur.

"Ini untuk masyarakat Kabupaten Kediri, jadi sekarang sudah tahu banyak kegiatan hari jadi. Harapan saya tahun depan dapat dirayakan lebih meriah lagi," ucap Haryanti Sutrisno, Senin (25/3).

Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kediri Krisna Setiawan menambahkan untuk kegiatan tari massal itu pihaknya melakukan persiapan cukup lama. "Sekitar satu bulan. Semua pelajar dari sekolah di Kabupaten Kediri dari SD sampai SMA," jelas Krisna.

Dalam atraksi tari massal itu, para penari bercerita tentang Panji. Mulai dari Topeng Panji Gagahan Alus, Panji Laras, hingga Sarinjingku. Semuanya berkisah tentang kejayaan dan kekayaan alam Kediri.

Kegiatan tarian tersebut dimulai dengan hastungkara atau doa dilanjutkan dengan menari massal. Setiap kelompok penari memeragakan tari dengan berbagai cerita yang diperagakannya. Acara dikemas dengan menarik.

1000-an warga memadati area Simpang Lima Gumul. Mereka sangat antusias ingin melihat atraksi tarian massal itu. Sepanjang lokasi di jalan areal SLG Kabupaten Kediri dipenuhi warga yang ingin menyaksikan.

Krisna berharap, kegiatan ini bisa saling meningkatkan kesadaran masyarakat utamanya menjelang pilpres dan pilleg 2019 agar saling menahan diri dan menjaga ketertiban keamanan masayarakat.

"Diharapkan Kabupaten Kediri yang sebelumnya kondusif dalam penyelenggaraan pemilu, tahun ini dapat berjalan aman, lancar, dan tanpa masalah," tukas Krisna.

Krisna menambahkan, rangkaian hari jadi ini sudah dimulai sejak awal Maret 2019. Beberapa kegiatan yang diselenggarakan misalnya pameran UMKM, berbagai macam lomba, dan beberapa kegiatan lainnya. Rangkaian acara tersebut rencananya sudah selesai awal April 2019. (adv/kominfo/rif)