Pengasuh Pondok Raih Gelar Doktor Zakat

Pengasuh Pondok Raih Gelar Doktor Zakat Mohammad Mukhrojin saat presentasi dalam sidang terbuka program Doktor Ilmu Administrasi Publik Pasca Sarjana Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. foto : istimewa.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mohammad Mukhrojin pengasuh Pondok Pesantren Bismar Al Mustaqim Surabaya membuktikan kalau pengasuh pondok juga bisa meraih gelar akademik tinggi. Pemuda berusia 31 tahun itu adalah penyandang gelar Doktor.

Mukhrojin berhasil meraih gelar akademik tertinggi itu setelah berhasil mempertahankan disertasinya. Kader muda NU ini mempertahankan disertasi di hadapan Tim Penguji dalam sidang terbuka program Doktor Ilmu Administrasi Publik Pasca Sarjana Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (Untag), Jumat (3/5) lalu.

“Alhamdulillah, keberhasilan ini berkat dukungan keluarga dan doa anak-anak yatim yang menjadi santri saya. Insya Allah, gelar Doktor ini akan menambah semangat pengabdian saya kepada masyarakat,” tutur Mukhrojin kepada wartawan, Minggu (5/5).

Alumni Pondok Pesantren An Nur Sidoresmo, Surabaya ini mengangkat judul disertasi tentang “Implementasi Kebijakan Pengelolaan Zakat dalam Meningkatkan Peran dan Fungsi Kelembagaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Jawa Timur.

Dalam penelitianya, pria yang pernah menjadi Juara Pemuda Pelopor tingkat kota Surabaya ini menjelaskan pentingnya pengembangan model fungsi pengelolaan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan zakat oleh Baznas.

Disamping itu untuk mengoptimalisasikan pendistribusian zakat diperlukan model distribusi perputaran dana bersifat produktif sehingga mustahiq (penerima zakat) akan beralih menjadi Muzaki (pemberi zakat).

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO