(Irfan, Pandaan Pasuruan)
Jawaban:
Pertanyaan bapak dalam fikih dan usul fikih terkenal dengan istilah hilah syar’iyah (rekayasa hukum dari berat menjadi ringan atau dari haram menjadi boleh). Filosofi usul fikih dan qaw’aid fikihiyah, asal alur dan pendorongnya itu logis dan wajar, maka rekayasa (hilah) itu boleh. Contohnya yang dialami oleh teman bapak itu.
Semestinya orang yang membatalkan puasa Ramadannya dengan hubungan seks itu disamping berdosa, wajib qada dengan ketentuan, satu hari batal puasa wajib diqada dengan dua bulan puasa terus-menerus.
TAGS:Tanya Jawab Islam










