āAku yakin dengan menggarap di semua bidang, maka tidak akan takut lagi ada anak yang tertinggal, karena pasti semua anak punya talenta masing-masing," tegasnya.
Namun begitu, Risma mengakui bahwa seringkali masih ada orangtua yang beranggapan bahwa semuanya diserahkan kepada guru-guru sekolah. Padahal kalau dihitung, anak-anak itu di sekolah hanya sekitar 8 jam, sedangkan 16 jam lainnya mereka ada di luar sekolah.
Oleh karena itu, untuk membantu mengisi aktifitas anak-anak selama 16 jam itu, maka Pemkot Surabaya membangun sarana, prasarana, dan program untuk menunjang perkembangan mereka.
Di antaranya adalah perpustakaan, perbaikan sekolah beserta sarana dan prasarananya, lapangan olahraga, Rumah Bahasa, Rumah Matematika, Broadband Learning Center (BLC), Co Working Space Koridor, Pahlawan Ekonomi serta Pejuang Muda yang diharapkan dapat menjawab tantangan tersebut.










