Wali Kota Eri Cahyadi saat mengikuti upacara bendera HUT RI ke-76 di Balai Kota Surabaya, Selasa (17/82021)
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Upacara bendera HUT RI ke-76 di Balai Kota Surabaya, Selasa (17/82021), berlangsung terbatas dan singkat. Durasi upacara hanya 30 menit, dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya. Begitu pun dengan undangan juga terbatas.
Ini sesuai dengan Surat Menteri Sekretaris Negara Nomor B-620/M/S/TU.00.04/08/2021, tentang Pedoman Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Tahun 2021.
BACA JUGA:
- Hapus Stigma Kapitalis, Eri Cahyadi Puji Kemandirian Kampung Pancasila Banjarsugihan
- Revitalisasi Dikebut, 5 Pasar Tradisional Surabaya Ditarget Tuntas Pertengahan Mei 2026
- Bukan Cagar Budaya Asli, Pemkot Surabaya Hapus Status dan Bongkar Fasad Eks Toko Nam
- Pendaftaran Beasiswa Pemuda Tangguh Dibuka, Pemkot Surabaya Fokus Jemput Bola untuk Warga Desil 1-5
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang bertindak sebagai inspektur upacara menyampaikan, upacara berjalan khidmat meski dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Pasukan pengibar bendera pusaka (paskibra) pun juga terbatas, hanya 12 petugas. “Karena di sini tempatnya tidak terlalu lebar, maka kami mengambil 12 orang,” katanya seusai upacara.

Ia berharap di momen HUT ke-76 RI ini, Indonesia dapat segera terbebas dari pandemi Covid-19, khususnya di Surabaya. Meski saat ini sudah masuk zona oranye, pihaknya masih ingin berjuang agar bulan depan Surabaya menjadi zona kuning atau bahkan hijau.
"Agar terwujud, ada strateginya yaitu 3T (Tracing, Testing dan Treatment), kemudian menekan angka pasien yang terpapar termasuk yang meninggal dunia akibat Covid-19," tegasnya. (dra/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




