Indah Wahyuni, Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes Bangkalan.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Jumlah dokter puskesmas di Bangkalan belum merata. Hingga kini, total baru ada 51 dokter fungsional yang tersebar di 22 puskesmas di Bangkalan. Terdiri dari 28 PNS, 14 PTT, dan 9 sukarelawan atau magang.
Sebaran jumlah dokter itu menyesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing puskesmas. Tiap puskesmas ada yang diisi 1 hingga 4 dokter.
BACA JUGA:
- DKBP3A Bangkalan Gelar Pelatihan Penanganan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
- Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tretan Biosaka Madura Semprot Gunungan Sampah di TPS Bangkalan
- Ruang Pantomim Bangkalan Turun ke CFD, Kenalkan Seni yang Telah Ukir Prestasi Nasional
- Jemaah Haji asal Bangkalan Gelar Tasyakuran di Makkah, Bersyukur Usai Selesaikan Rangkaian Ibadah
Hal ini sebagaimana disampaikan Indah Wahyuni, Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan.
Menurut Yuyun, sapaan akrabnya, idealnya jumlah dokter di setiap puskesmas minimal 2 orang. Hal ini sesuai dengan Permenkes No 75 tahun 2014. Namun untuk wilayah Bangkalan, hal itu belum bisa diwujudkan karena kurangnya tenaga kerja.
Ia menjelaskan, jumlah dokter di setiap puskesmas tidak bisa ditargetkan. Melainkan disesuaikan dengan luas wilayah dan jumlah kunjungan pasien.
"Seperti yang terjadi di Puskesmas Banjar, Burneh, Konang, Modung, dan Tragah, itu hanya memiliki 1 orang dokter saja," jelas Yuyun saat ditemui di kantornya, Rabu (13/11/2019).
Selama ini, jika pihak puskesmas memang kekurangan tenaga dokter. Yuyun mengaku akan mengusulkan ke Dinas Kesehatan. Namun, untuk saat ini, Dinas Kesehatan juga masih kekurangan tenaga kerja dokter.
"Mudah-mudahan dengan dibukanya CPNS ini bisa memenuhi kebutuhan yang ada," harapnya. (ida/uzi/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





