Dari informasi HKTI, serangan hama wereng ini terjadi di berbagai kecamatan di Jember. "Seperti Ambulu, Tanggul, Ajung, Wuluhan, dan Sumbersari. Hama wereng ini mulai menyerang. Jika dibiarkan, bisa jadi terjadi gagal panen," sebutnya.
Jumantoro meminta kepada semua petani yang sawahnya diserang hama, sementara segera koordinasi dengan petugas setempat seperti penyuluh, kepala desa, dan babinsa setempat.
Selain menunggu bantuan dari pemerintah, ia juga menyarankan petani proaktif sendiri untuk mengantisipasi serangan wereng.
"Bisa sering ke sawah untuk meninjau kondisi tanamannya. Di samping itu harus rutin juga meninjau kondisi pengairan. Cek kalau memang sudah diambang batas opt, segera disemprot dengan obat-obatan yang sesuai spesifikasi," ujarnya.










