Sangar... foto: mirror.co.uk
BANGSAONLINE.com – Pasukan Marinir AS dan Thailand yang berlatih bersama selama tahunan di kamp Cobra Gold di Chanthaburi, Thailand Tenggara, diajari bagaimana bertahan hidup dalam hutan. Yaitu menangkap tokek, mengulitinya saat hidup-hidup, dan langsung memakan dagingnya dalam kondisi mentah. Selain itu, juga meminum darah ular.
Dalam praktik, mereka menangkap kobra, lalu menggigit kepalanya sampai putus, lalu meminum darahnya. Teknik bertahan hidup ini adalah ritual tradisi selama dalam kamp pelatihan. Walaupun, mereka saat ini mengeluhkan wabah coronavoirus terkait dengan konsumsi hewan liar.
BACA JUGA:
- Iran Tangguhkan Perundingan dengan AS, Pasca-Serangan Israel ke Lebanon
- Tiga Prediksi Analis Geopolitik China: Amerika Bakal Kalah Lawan Iran, Ini Alasan Logisnya
- Negara-negara NATO Menjauh, Trump Dinilai Frustasi Melawan Iran
- Khutbah Idul Fitri, Kiai Asep Doakan Mujtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran
Mereka berpartisipasi dalam kamp Cobra Gold, yang telah dilakukan setiap tahun, sejak 1982.
Selama pelatihan, mereka belajar untuk mengenali tanaman apa yang aman dimakan, dan apa yang harus dilakukan jika mereka terpisah dari pasukan. Marinir diberitahu bahwa minum darah hewan dapat membantu terhindar dari dehidrasi.
Brigadir Jenderal Angkatan Darat AS Josh Rudd mengatakan: "Cobra Gold adalah peluang luar biasa untuk memperkuat hubungan Kerajaan Thailand dan pasukannya."


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




