Kepala Dinkes Tuban, dr Bambang Priyo Utomo.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 masih menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Dr. Koesma Tuban. Pasien tersebut berinisial B, asal Kecamatan Tuban.
Sebelumnya, satu pasien PDP meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit yang sama selama beberapa hari.
BACA JUGA:
- Kabel Fiber Optik Semrawut di Tuban, Dewan Dorong Perda Utilitas
- Siap Luaskan Pasar Global, SIG Rampungkan Proyek Dermaga dan Fasilitas Produksi di Tuban
- MA Islamiyah Senori Tuban Wisuda 167 Siswa Prodistik Hasil Kerja Sama dengan ITS
- Polres Tuban Tangani Dugaan Pencurian Patung Dewa di Kelenteng Kwan Sing Bio
Meski demikian, untuk memastikan pasien tersebut terpapar Covid-19 atau tidak, Tim Gugus Tugas Pemkab Tuban masih menunggu hasil tes swab dari Balitbangkes.
"Hasil rapid tes dua PDP ini positif, tapi ini kepastiannya menunggu hasil tes swab dari Balitbangkes Surabaya," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Bambang Priyo Utomo kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (4/4).
Sementara update terakhir sampai saat ini, jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) di Tuban sebanyak 422 orang.
Sedangkan untuk PDP ada 9 orang tersebar di 7 kecamatan. Yakni, Kecamatan Plumpang 1 orang, Palang 2 orang, Tuban 1 orang, Jenu 1 orang, Bancar 1 orang, Semanding 1 orang, dan Bangilan 1 orang.






