Kepala Dinkes Tuban, Bambang Priyo Utomo.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - 1 dari 20 santri Kabupaten Tuban yang pulang dari Pondok Pesantren Al Falah Temboro, Magetan dinyatakan positif Corona berdasarkan hasil rapid test. Saat ini, santri tersebut berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) karena kondisinya sehat.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban, dr Bambang Priyo Utomo menerangkan, ada 24 santri asal Tuban yang belajar di Ponpes Temboro, dan 20 di antaranya sudah menjalani rapid test. Dari hasil rapid test tersebut, ditemukan 1 santri positif Corona.
BACA JUGA:
- Lapas Tuban Gagalkan Penyelundupan 177 Butir Obat, Alur Kunjungan Bakal Diperketat
- PT Solusi Bangun Indonesia Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar dari Laba Bersih 2025
- Gangguan Transmisi 500 kV, PLN Angkat Bicara soal Listrik Padam di Tuban hingga Lamongan
- Berawal dari Facebook, Pasangan Paruh Baya ini Resmi Menikah di Nikah Massal Tuban
"Demi keamanaan, 20 santri kita rapid test dan di-tracing ketemu 1 positif berdasar rapid test," ujar Bambang saat dikonfirmasi di Pendopo Tuban, Kamis (23/4).
Ditanya dari kecamatan mana santri yang positif tersebut, Bambang enggan mengungkapkan meski didesak wartawan.
Ia menyatakan, meski dinyatakan positif, namun 1 santri itu saat ini dalam kondisi sehat. Ia dinyatakan sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG) dan harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari.
Selama menjalani isolasi mandiri, santri tersebut akan dipantau oleh gugus tugas tingkat kecamatan dan desa. Serta secepatnya dilakukan swab test di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Kemenkes RI.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




