Anggota TNI dari Kodim Sidoarjo mendapat tugas memasak nasi.
Nasi bungkus tersebut diambil petugas posko Covid-19 di setiap kecamatan. Lantas dibagikan pada yang membutuhkan. Tidak seluruh warga mendapatkan paket bantuan itu. "Hanya bagi yang terdampak Corona," paparnya.
Ada dua kriteria yang berhak menerima bantuan itu. Pertama warga yang tidak mampu. Setiap desa memiliki data penduduk yang tingkat ekonominya lemah.

Kedua yaitu karyawan yang di rumahkan perusahaan. Pandemi Corona berimbas pada pabrik. Perusahaan mengurangi karyawan. Karena mengurangi jam operasional. Alhasil, tidak sedikit pegawai yang di-PHK.
Sumardji menuturkan, bantuan nasi bungkus itu diberikan selama masa PSBB berjalan. Terhitung 14 hari. "Semoga membantu meringankan beban warga," jelasnya.
Sementara itu, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf M. Iswan Nusi menuturkan penerima bantuan tersebut sudah terdata. Petugas tinggal membagikan ke penerima. "Ada data by name by address. Kami berikan door to door," ucapnya. (cat)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




