Sabtu, 05 Desember 2020 00:24

Rencana Pemanfaatan Stadion Joko Samudro untuk Isolasi dan Observasi Covid-19 Jalan Terus

Rabu, 10 Juni 2020 07:08 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Rencana Pemanfaatan Stadion Joko Samudro untuk Isolasi dan Observasi Covid-19 Jalan Terus
Komandan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Gresik, Sambari Halim Radianto ketika memberikan keterangan pers. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto mengungkapkan bahwa saat ini semua pasien Covid-19 masih bisa tertampung di sejumlah rumah sakit (RS) rujukan yang ditunjuk Pemkab Gresik.

Namun demikian, bupati memastikan rencana Pemkab Gresik untuk memanfaatkan Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) untuk tempat isolasi dan observasi pasein Covid-19 jalan terus.

"Jadi, untuk pemanfaatan stadion Gejos sebagai tempat isolasi dan observasi pasien Covid-19, secara bertahap jalan terus," ujar Bupati didampingi Kabag Humas dan Protokol Reza Pahlevi saat memberikan keterangan pers, Selasa (9/6).

Terhitung Selasa (9/6), warga Gresik yang terkonfirmasi positif Covid-19 sudah tembus di angka 238 orang. Rinciannya, 23 orang meninggal, 39 orang sembuh, dan 176 orang masih dalam perawatan.

Pasien-pasien Covid-19 ini, kata Bupati, kebanyakan tak terpapar di Gresik. Namun, di luar Gresik. Ia kemudian mencontohkan klaster Asrama Haji, klaster Pasar Pabean Surabaya, dan klaster Sampoerna. "Jadi yang murni asli terpapar di Gresik ya kisaran 35-an orang," ungkapnya.

Bupati lebih jauh menjelaskan, untuk tahap awal, pihaknya akan menyiapkan 130 ruangan di stadion Gejos sebagai tempat isolasi dan observasi pasien Covid-19. "Jadi, akan dibuatkan secara bertahap. Pemanfaatan Gejos sebagai isolasi dan observasi pasien Covid-19 dilakukan sesuai standar operasi prosedur (SOP) Covid," pungkasnya.

Sementara Anggota Banggar (Badan Anggaran) DPRD Gresik, Catur Dadang mengungkapkan, anggaran yang disiapkan untuk pembuatan infrastruktur tempat isolasi dan observasi di Gejos sekira Rp 400 juta.

Dadang mengingatkan agar pemakaian anggaran tersebut bisa transparan dan dipertanggungjawabkan. "Kami sendiri juga belum tahu persis plotting anggaran Rp 400 juta itu nantinya wujudnya untuk apa saja. Makanya, kami awasi betul," kata Anggota Fraksi Nasdem ini.

Dadang menambahkan, bahwa anggaran untuk penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Gresik hasil realokasi APBD 2020 secara keseluruhan mencapai Rp 298 miliar. "Itu anggaran cukup fantastis. Saat ini, kami masih terus melakukan pelacakan dan pengawasan anggaran tersebut agar tepat sarasaran, sudah sesuai dan terjadi penyimpangan atau tidak," pungkas Dadang. (hud/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Kamis, 03 Desember 2020 15:46 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...