Pasien Hotel Asrama Haji yang akan pulang ke rumah masing-masing setelah dinyatakan sembuh. (foto: ist.).
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kesembuhan pasien Covid-19 Kota Surabaya terus bertambah dari hari ke hari. Total angka kesembuhan Covid-19 di Kota Surabaya mencapai 923 pasien atau 26,84 persen.
Angka kesembuhan itu menjadi bukti bahwa berbagai upaya yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, telah membuahkan hasil. Terlebih, dukungan dari BIN dan BNPB melalui mobil PCR (Polymerase Chain Reaction) menjadi salah satu indikator peningkatan kesembuhan pasien ini.
BACA JUGA:
- Ribuan Warga Surabaya Ikuti Kelana Bung Karno, Cak Armuji Kampanyekan Hidup Sehat dan Bersepeda
- Diduga Lalai, Proyek Gorong-Gorong di Surabaya Telan Korban
- Ledakan Kompor Gas Portabel di Gubeng Kertajaya, Keluarga Korban Keluhkan Pelayanan RSUD Dr Soetomo
- Surabaya Genjot Tracing dan Screening, Capaian Pemeriksaan Suspek TBC Lampaui 71 Persen
Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, 56 yang baru sembuh pada Selasa (9/6/2020) kemarin, terdiri dari 45 pasien Hotel Asrama Haji dan 11 pasien rawat jalan isolasi mandiri.
“Angka kesembuhan per 9 Juni 2020 sebesar 26,84 persen. Pasien yang sembuh ini pastinya sudah negatif swab berturut-turut selama dua kali,” kata Febria Rachmanita di Balai Kota Surabaya, Rabu (10/6/2020).

Feny, sapaan Febria memaparkan, tren kesembuhan di Kota Pahlawan terus mengalami peningkatan, terutama bagi Orang Tanpa Gejala (OTG). Hampir setiap hari selalu ada angka kesembuhan dari pasien berstatus sebagai OTG tersebut.
“Kalau pasien yang OTG-OTG itu memang cepat. Sebab imunitas tubuhnya kuat dan tidak ada gejala. Meskipun dia juga terkonfirmasi,” lanjut Feny.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




