"Kami sudah sering melakukan upaya hearing, melayangkan bermacam protes kepada pemkab, agar 350 tambang ilegal di kabupaten Panekasan segera ditindak," tambah Lutfi.
Demo ini diwarnai kericuhan, karena mahasiswa kesal upayanya menemui Bupati Pamekasan Baddrut Tamam tak terwujud. Sejumlah para mahasiswa nekat melompat pagar taman aspirasi untuk menuju pendopo.
BACA JUGA:Puluhan Massa Geruduk Kantor Bea Cukai Madura di Pamekasan, Desak Tindak Tegas Rokok Ilegal
Bentrok pun tak terhindarkan. Petugas yang mengamankan demo sempat terlibat aksi dorong dengan mahasiswa. Bahkan, sejumlah mahasiswa pingsan dan 3 di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit lantaran terluka akibat terkena pukulan dari aparat kepolisian.











