Jumat, 04 Desember 2020 15:22

Kirim Surat Resmi ke KPU Jember, ​Pansus Pilkada DPRD Minta Data Dukungan Perseorangan

Kamis, 09 Juli 2020 20:02 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Yudi Indrawan
Kirim Surat Resmi ke KPU Jember, ​Pansus Pilkada DPRD Minta Data Dukungan Perseorangan
Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jember saat menggelar rapat dengar pendapat (RDP).

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jember menggelar rapat dengar pendapat (RDP) tentang persoalan keterbukaan informasi publik terhadap data dukungan perseorangan dalam Pilkada 2020. Oleh demikian, pansus berkirim surat resmi untuk meminta data tersebut kepada KPU Jember.

Saat ini, proses tahapan Pilkada 2020 di Jember memasuki tahapan verifikasi faktual, yakni untuk mencocokkan data dukungan dengan masyarakat secara langsung.

Wakil Ketua Pansus DPRD Jember, Tabroni menyampaikan proses ini melibatkan masyarakat yang mendukung. Ia meminta data siapa saja yang mendukung calon perseorangan agar diberikan secara terbuka kepada publik.

"Ya kan banyak yang meminta bantuan kepada pansus untuk membuka data. Sebab, beberapa LSM meminta data tersebut, karena (LSM) tidak bisa mengakses langsung," ujarnya usai RDP di DPRD Jember, Kamis (9/7/2020).

Hasil pertemuan tersebut, KPU Jember tidak bisa serta-merta memberikan data yang diminta oleh LSM. KPU Jember menyarankan agar berkirim surat resmi terlebih dahulu untuk meminta dan mengakses data tersebut.

"Tadi waktu rapat dengar pendapat, KPU Jember tidak bisa mengeluarkan data, jadi kita diminta berkirim surat resmi kepada KPU Jember yang nantinya akan diplenokan, apakah bisa diberikan atau tidak. Secepatnya, Pansus DPRD Jember akan berkirim surat resmi untuk meminta hal itu," jelasnya.

Tabroni menyatakan, permintaan data dukungan ini bukan tanpa alasan. Sebab, ia menilai ada kejanggalan di KPU. "Bantuan yang diberikan pemerintah saja bisa terpampang di setiap desa, sedangkan data dukungan oleh KPU tidak diperbolehkan untuk dipublikasikan ke masyarakat. Kita merasa aneh juga," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember, Muhammad Syai'in menyampaikan bahwa data dukungan itu berisikan nama, NIK, alamat, dan data diri lainnya, sehingga pihaknya tidak bisa memberikan sembarangan.

"Kami ada aturan yang mengatur, sehingga data diri itu kan melekat ada nama, alamat, NIK, dan lainnya, sehingga kita tidak bisa memberikan data. Untuk hal ini kami akan berkoordinasi dulu dengan KPU Provinsi dan KPU RI," bebernya.

Dia menyebut siapa saja yang dapat meminta dan mengakses data tersebut. "Data dukungan perseorangan hanya bisa dilihat oleh Bawaslu, pasangan perseorangan, dan LO dari pasangan perseorangan saja," tukasnya. (jbr1/yud/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Kamis, 03 Desember 2020 15:46 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, dosen Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wonocolo Surabaya. Silakan kirim...