Rabu, 28 Oktober 2020 03:10

​Miliki Alat Tes Swab, RSUD Kanjuruhan Malang Kirim Tim ke Tulungagung

Kamis, 16 Juli 2020 17:10 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Tuhu Priyono
​Miliki Alat Tes Swab, RSUD Kanjuruhan Malang Kirim Tim ke Tulungagung
Bupati Malang Sanusi.

MALANG, BANGSAONLINE.com - Guna melakukan deteksi dini terhadap setiap warga yang terindikasi reaktif terhadap Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang telah memiliki alat tes swab atau PCR yang ditempatkan di RSUD Kanjuruhan, Kepanjen.

Hal itu diungkapkan Bupati Malang Sanusi sesaat setelah mengikuti rapat paripurna DPRD Kabupaten Malang, Kamis (16/7).

"Alat tes swab ini sendiri akan dapat dioperasionalkan secepatnya setelah tim dari RSUD Kanjuruhan telah melaksanakan training di Rumah Sakit Umum Daerah di Tulungagung," ujarnya.

Sebab, lanjut Sanusi, di Jawa Timur baru dua daerah yang telah membeli alat tersebut, yakni RSUD Tulungagung dan RSUD Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Sehingga dari RSUD Kabupaten Malang mengirim tim dokter untuk training di Tulungagung.

“Ya, pihak RSUD Kabupaten Malang telah mengikuti training untuk mengoperasikan alat tersebut di Tulungagung. Dan bila telah selesai maka untuk tes swab bagi warga yang reaktif terhadap Corona, akan dapat segera kita ketahui dan tidak perlu nunggu lama. Sebab, alat yang kita miliki ini dapat dengan segera mengeluarkan hasilnya. Jadi, hanya cukup dalam waktu sehari saja,” tuturnya.

Dijelaskan pula bahwa yang dapat dilakukan tes swab ini sementara waktu masih warga Kabupaten Malang. Karena sejauh ini di Kabupaten Malang juga mengalami peningkatan pasien Corona. "Khususnya yang harus mendapat perhatian adalah di Kecamatan Singosari dan Lawang, kemudian Karangploso dan Kecamatan Dau," imbuhnya.

Sedangkan untuk kemampuan alat ini dalam waktu sehari bisa mencapai 80 sampai 200 sampel yang akan dilakukan tes swab. "Sedangkan untuk pengadaan alat ini menelan anggaran Rp 2 miliar yang diambilkan dari anggaran khusus penanganan Covid-19 yang berasal dari Pemerintah Pusat untuk Kabupaten Malang sebesar Rp 400 miliar lebih," pungkasnya. (thu/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 25 Oktober 2020 12:28 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Wisata edukasi berbasis potensi desa di Jawa Timur kembali bertambah. Kali ini, bertempat di Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Are...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Selasa, 27 Oktober 2020 09:45 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...