Minggu, 17 Januari 2021 10:48

Kasus Logo Parpol di Materi Daring TV Lokal, Dewan Pendidikan Minta Disdik Tanggung Jawab

Rabu, 09 September 2020 22:19 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Nanang Fachrurozi
Kasus Logo Parpol di Materi Daring TV Lokal, Dewan Pendidikan Minta Disdik Tanggung Jawab
Isa Ansori, Anggota Dewan Pendidikan Jatim

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Munculnya logo PDIP dalam materi sekolah daring di prgram yang ditayangkan salah satu stasiun TV lokal di Surabaya terus menjadi polemik.

Pasalnya, dalam tayangan itu lambang sila keempat Pancasila yang seharusnya berupa kepala banteng berubah menjadi logo salah satu partai politik. Tak pelak, tayangan itu memantik penafsiran tendensius.

Isa Ansori, Anggota Dewan Pendidikan Jatim meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Surabaya bertanggung jawab atas kejadian ini. Menurutnya, hal ini menunjukkan adanya kecerobohan dan kelemahan manajemen pembelajaran di masa pandemi.

"Ini kejadian yang kedua dalam pembelajaran daring yang menjadi program Diknas Surabaya. Yang pertama, adanya sisipan konten porno, dan yang sekarang kesalahan melambangkan simbol negara yang ada pada Pancasila. Ini mengesankan bahwa diknas ceroboh dalam quality control sebuah produk pembelajaran, Kepala Diknas Surabaya harus bertanggung jawab," tegas Isa, Rabu (9/9) kepada bangsaonline.com

"Tidak cukup hanya minta maaf, harus ada keseriusan yang ditunjukkan bahwa kecerobohan ini tidak boleh terulang lagi. Hal lain yang terjadi adalah di tengah suasana politik yang sensitif dan panas, ini justru memperkeruh suasana, ada parpol yang dirugikan, seolah terkesan bahwa ini ada titipan. Harus ada klarifikasi juga bahwa ini murni kesalahan proses yang terjadi di Diknas," pungkas Isa.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Supomo, telah menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan salah satu guru yang mengajar di program GURUku, dengan menampilkan logo PDIP saat menjelaskan sila keempat Pancasila. Guru tersebut atas nama Afita Nurul Aini yang sudah mengajar di program tersebut sebanyak empat kali.

“Saya mohon maaf atas nama Dispendik karena kemarin ada salah satu guru kami waktu mengajar terjadi kesalahan input gambar,” kata Supomo di Kantor Humas Pemkot Surabaya, Rabu (9/9/2020).

“Ini murni human error, karena bagaimanapun juga manusia adalah tempatnya salah, sehingga tidak ada tendensi apa pun dan tidak berkaitan dengan siapa pun dan apa pun,” tambahnya.

Mantan Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya ini juga mengaku telah melakukan beberapa evaluasi. Ke depannya, pembelajaran daring via televisi ini tidak akan dilakukan secara live. Namun, akan dilakukan tapping (siaran tunda) terlebih dahulu supaya materi-materi yang disampaikan oleh pihak guru bisa lebih aman.

“Tapi memang kalau tapping itu kelemahannya, siswa tidak bisa berdialog atau bertanya langsung kepada guru. Kalau selama ini kan kita live, sehingga siswa bisa langsung bertanya kepada guru yang mengajar, dan proses seperti ini sudah seperti di kelas,” ungkapnya. (nf/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin---Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)---Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemajuan kebu...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...