Para pelanggar saat menjalani sidang di tempat. (foto: ist).
Oleh karena itu, dalam kesempatan tersebut Kapolresta Banyuwangi mengajak semua komponen masyarakat untuk bersama-sama mengedukasi, mengingatkan, meningkatkan kedisiplinan dan kesadaran masyarakat dalam pelaksanaan protokol kesehatan, sehingga laju persebaran Covid-19 bisa dikurangi.
"Disiplin diri adalah 'obat sekaligus vaksin' terbaik saat ini dalam mencegah penyebaran Covid-19, untuk itu mari mulai dari diri sendiri, keluarga dan masyarakat, sehingga kita semua bisa terhindar dari Covid-19," kata Arman
"Tidak ada cara lain untuk menekan penyebaran Covid-19, yaitu dengan tertib dan disiplin diri melaksanakan protokol kesehatan dalam tata kehidupan sehari-hari," tegasnya.
Usai mengikuti sidang di tempat dan membayar denda, warga yang ditindak itu bisa kembali pulang. Mereka juga diberi masker oleh petugas dan diingatkan agar selalu menggunakan masker. Rencananya. operasi serupa akan berlangsung secara berkala di lokasi yang berbeda-beda.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan, operasi yustisi ini adalah sebagai cara ampuh untuk mendorong masyarakat untuk memiliki kesadaran tinggi menggunakan masker selama pandemi.
"Pesan dari operasi yustisi ini bukan masalah denda atau penindakan hukumnya, melainkan pesan yang ingin disampaikan forpimda adalah agar masyarakat sadar untuk selalu menggunakan masker," kata Anas.
Lebih lanjut, Anas juga meminta kepada pemilik maupun pengelola restoran untuk memperhatikan protokol kesehatan, khususnya penerapan physical distancing ataupun social distancing. Pasalnya, beberapa hari terakhir ada laporan masuk di beberapa restoran yang tidak membatasi pengunjung hingga memenuhi kapasitas.
"Saya minta agar seluruh restoran di Banyuwangi menerapkan physical distancing ataupun social distancing. Kalau tidak dilakukan, terpaksa harus ditutup," ujarnya.
Hal itu pun sangat disayangkan Anas jika harus terpaksa menutup restoran gara-gara tidak menerapkan protokol kesehatan, karena banyak yang dirugikan. "Harapan kita, ekonomi jalan tetapi protokol kesehatan juga harus bisa dioptimalkan," pungkasnya. (guh/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




