Minggu, 09 Mei 2021 20:16

​Jatim Sukses, Kasus Aktif COVID-19 Tinggal 5,56%, Screening dan Tracing Tembus 1 Juta Tes

Minggu, 18 Oktober 2020 16:09 WIB
Editor: MMA
​Jatim Sukses, Kasus Aktif COVID-19 Tinggal 5,56%, Screening dan Tracing Tembus 1 Juta Tes
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan saat kunjungan kerja di Kabupaten Pacitan, Minggu (18/10). foto: ist/ bangsaonline.com

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Jawa Timur terus konsisten meningkatkan testing untuk screening maupun tracing dalam mencegah penyebaran COVID-19. Per hari ini, penggunaan rapid test baik antibody maupun antigen untuk kegiatan screening dan Tracing telah tembus 1.005.807 test. Dari jumlah tersebut, ditemukan 84.436 kasus yang reaktif dan ketika di-follow up dengan menggunakan PCR ditemukan 15.247 kasus positif COVID-19.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengaku bersyukur karena Jatim terus konsisten untuk melakukan screening dan tracing massif. Bahkan, berkat keagresifan screening dan isolasi yang dilakukan telah membantu menurunkan penularan COVID-19, sehingga kasus aktif COVID-19 hari ini di Jawa Timur tinggal 5,56 persen per tanggal 17 Oktober 2020.

"Alhamdulillah, Jawa Timur terus konsisten untuk melakukan screening dan tracing massif. Saat ini screening dan tracing di Jatim berkontribusi terhadap hampir sepertiga temuan kasus COVID-19 di Jawa Timur. Di samping itu, agresivitas ini mampu menurunkan kasus aktif COVID-19 hari ini di Jatim tinggal 5,56%," terang Khofifah saat ditemui di tengah kunjungan kerjanya di Kabupaten Pacitan, Minggu (18/10).

BACA JUGA : 

​Pisah Sambut Pangkoarmada II di Atas KRI Bima Suci, Khofifah Minta Sinergitas Dilanjutkan

​Sertijab Bupati-Wabup Pacitan, Khofifah: Jatim Penyumbang Padi 18,2% Tertinggi se-Indonesia

Antisipasi Penyebaran Covid-19 Varian Baru, Pemprov Jatim Terus Maksimalkan Layanan Kepulangan PMI

Cegah Virus India, Inggris, dan Afsel, Khofifah Isolasi 3.636 Pekerja Migran, 33 Orang Positif

Khofifah menjelaskan, screening di Jawa Timur, utamanya difokuskan pada lokasi yang berisiko tinggi maupun kontak erat pasien positif COVID-19.

Menurut dia, selain operasi yustisi yang sangat efektif meningkatkan kepatuhan protokol kesehatan, screening, tracing, dan isolasi juga cukup efektif dilaksanakan di Jawa Timur.

"Saya mengucapkan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat Jatim yang telah patuh dan bersedia dilakukan screening dan isolasi. Tak lupa juga terima kasih kepada TNI, Polri, Nakes, dan Relawan yang bekerja keras dalam proses screening maupun tracing. Alhamdulillah dari 385.666 kontak erat yang ditemukan, hanya 66 orang yang menolak dilakukan isolasi dan pemeriksaan," urai mantan Mensos RI ini.

Khofifah mengatakan, meskipun ada tren yang menggembirakan dalam penurunan COVID-19, tapi dirinya terus mengingatkan agar protokol kesehatan terus dipatuhi dan masyarakat tidak perlu takut untuk screening.

"Meski Jatim sudah terbebas dari Zona Merah, namun COVID-19 di Jatim masih belum berhenti penyebarannya, karenanya jangan sampai kendor untuk terus patuh protokol kesehatan. Kerja sama antara Pemerintah, TNI, Polri, Nakes dan masyarakat di Jatim yang menunjukkan hasil yang baik ini harus terus dipertahankan sambil menunggu vaksin yang diberikan untuk masyarakat," urai Khofifah.

Gubernur Khofifah juga memberikan apresiasi pada Kabupaten Pacitan sebagai daerah dengan jumlah kasus penyebaran dan kematian Covid-19 terendah di Jatim. Berdasarkan data per tanggal 17 Oktober, total kasus terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 178 orang. Dengan kasus aktif 40 orang, sembuh 134 orang, dan meninggal 4 orang, sehingga mortality rate-nya hanya 2,25 persen.

"Saya sungguh mengapresiasi dan berterimakasih kepada seluruh jajaran di Pemkab dan Forkopimda Pacitan karena tracing dan screeningnya cukup baik. Sekaligus juga atas ketertiban dan kedisiplinan masyarakatnya dalam menerapkan protokol kesehatan, sehingga kasus penyebaran maupun kematian Covid-19 di Pacitan termasuk yang rendah di Jatim," pungkas Khofifah. (tim) 

Bernuansa Menara Kudus, Mushola An-Nabaat Diresmikan Wabup Nganjuk
Minggu, 09 Mei 2021 00:50 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Cita Indonesia Group, perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, pertanian, dan peternakan, meresmikan Mushola An-Nabaat yang berlokasi di Desa Batembat Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk. Peresmian mushola ini dil...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Minggu, 09 Mei 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tulisan Dahlan Iskan kali ini sangat menyentuh. Tentang prahara rumah tangga pemilik Gedung Empire Palace Surabaya: Gunawan Angkawidjaja dan istrinya, Chin Chin atau Trisulowati.Menurut Dahlan Iskan, Gunawan bukan ha...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...