Rabu, 02 Desember 2020 20:17

Pemkot Pasuruan Terima Penghargaan LPPD dari Kemendagri

Senin, 19 Oktober 2020 15:55 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ardianzah
Pemkot Pasuruan Terima Penghargaan LPPD dari Kemendagri
Penghargaan LPPD diserahkan oleh Gubernur Jatim Khofifah kepada Pjs. Wali Kota Pasuruan, Dr. Ardo Sahak, S.E., M.M.

KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pemkot Pasuruan berhasil menyabet penghargaan hasil capaian kinerja Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2018 atas Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) Tahun 2019 dari Kemendagri. Penghargaan ini diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Jum'at (16/10) lalu.

Penghargaan itu diterima oleh Pjs. Wali Kota Pasuruan, Dr. Ardo Sahak, S.E., M.M.

Dalam arahannya, Gubernur Khofifah berpesan agar penghargaan capaian LPPD Tahun 2018 ini bisa dijadikan modal untuk meningkatkan kualitas program dalam membangun keberseiringan antara Pemerintah Pusat, Provinsi, hingga ke Kabupaten dan Kota.

"Ini akan jadi bukti sekaligus modal untuk menseiringkan antara seluruh visi-misi di tingkat Pusat, nyambung ke tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota," katanya.

Atas capaian gemilang ini, Gubernur Khofifah memuji seluruh kepala daerah atas kinerjanya selama ini yang telah mendapat penilaian dari kemendagri dengan status sangat tinggi. Capaian ini juga merupakan bentuk terjalinnya keberseiringan mulai nasional hingga ke daerah serta komitmen penuh dari semua kepala daerah.

"Dengan bersinergi dan berseiringnya visi-misi pemerintah pusat dan daerah, maka breakdown Rencana Kerja Pemerintah Daerah atau RKPD juga akan terus konsisten. Selain itu, setiap kepala daerah akan Reformasi Sistem Sosial Nasional dan juga menekankan kesamaan visi misi Pemerintah Daerah dengan Pusat akan reformasi sistem kesehatan nasional serta sistem penanganan bencana dan sebagainya," paparnya.

Perlu diketahui, dalam acara penyerahan penghargaan tersebut, dari 38 daerah, Kabupaten Banyuwangi tercatat sebagai daerah dengan indeks kinerja tertinggi dengan score 3,5592. Disusul Kabupaten Sidoarjo dan Pasuruan di tempat kedua dan ketiga.

Sementara wilayah lain tercatat mendapat penilaian di atas 3 dengan selisih koma antara satu sama lain. Sementara itu, penghargaan ini sendiri merupakan hasil dari pelaksanaan Evaluasi Kinerja dan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) tahun 2019 terhadap LPPD tahun 2018 oleh Kementerian Dalam Negeri RI.

Tak hanya itu, berdasarkan hasil EKPPD Tahun 2019 terhadap LPPD Tahun 2018, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali mampu mempertahankan peringkat pertama kinerja tertinggi secara nasional. Prestasi tersebut melengkapi runtutan prestasi LPPD yang menjadi 9 kali berturut-turut sekaligus menggenapi hasil capaian tertinggi dari 2 tahun pelaksanaan EKPPD sebelumnya, yakni EKPPD tahun 2017 terhadap LPPD tahun 2016 dan EKPPD tahun 2018 terhadap LPPD tahun 2017.

Sehingga atas prestasi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur seyogyanya mendapatkan penghargaan Parasamya Punakarya Nugraha untuk ketiga kalinya atas capaian peningkatan kinerja LPPD terbaik pertama secara nasional. (ard/par/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Sabtu, 28 November 2020 15:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...