Minggu, 07 Maret 2021 10:16

Kawal Demo Tolak Omnibus Law, Polisi di Surabaya Bagikan Masker dan Air Mineral

Jumat, 23 Oktober 2020 00:11 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Anatasia Novarina
Kawal Demo Tolak Omnibus Law, Polisi di Surabaya Bagikan Masker dan Air Mineral
Petugas membagikan masker ke para pendemo.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Aparat kepolisian di Surabaya membagikan masker kepada para demonstran yang menyerukan penolakan Undang-undang (UU) Cipta Karya yang telah disahkan DPR RI.

"Ada sekitar 200 masker yang kami bagikan kepada pengunjuk rasa," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Kasubag Humas) Polrestabes Surabaya AKP Muhammad Akhyar saat dikonfirmasi, Kamis (22/10).

Ada sekitar 600 orang demonstran dari elemen buruh yang menggelar aksi menolak UU Cipta Kerja berpusat di depan Gedung DPRD Jawa Timur, Jalan Indrapura Surabaya.

Menurut AKP Akhyar, polisi melakukan pengamanan demonstrasi sambil bagi-bagi masker untuk mengingatkan agar protokol pencegahan virus corona (COVID-19) tetap terjaga selama aksi berlangsung.

(Petugas sedang membagikan air mineral ke para pendemo)

Dia menyebut jumlah aparat yang dikerahkan untuk pengamanan unjuk rasa hari ini sebanyak 914 personel gabungan.

Akhyar merinci, dari Polrestabes Surabaya sebanyak 231 personel, polsek jajaran 118 personel, Polda Jatim 255 personel, dan TNI 310 personel.

Aparat kepolisian juga terlihat membagikan air mineral kepada para demonstran. Selain itu juga membentangkan spanduk dan poster yang menyerukan agar massa aksi menyuarakan aspirasinya terkait penolakan UU Cipta Kerja dengan damai.

Aksi simpatik dari aparat kepolisian ini mengundang sejumlah demonstran untuk berswafoto khususnya dengan polisi wanita yang terlihat cantik.

Aksi yang kebanyakan diikuti oleh elemen buruh dari Dewan Pimpinan Daerah Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPD FSP LEM SPSI) Jawa Timur itu pun berlangsung tertib dan lancar. (ana/ian) 

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 07 Maret 2021 10:03 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kali ini Dahlan Iskan, wartawan kondang itu, menulis tentang ambisi Tiongkok menjadi negara nomor 1 di dunia. Mengalahkan Amerika Serikat. Pada tahun 2035. Termasuk mencaplok Taiwan. Dengan cara kekerasan sekalipun.Un...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...