Selasa, 27 Juli 2021 23:19

Digelar Secara Virtual, Surabaya Fashion Parade Targetkan Ribuan Viewer

Kamis, 05 November 2020 19:56 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Diyah Khoirun Nisa
Digelar Secara Virtual, Surabaya Fashion Parade Targetkan Ribuan Viewer
Founder dan Penggagas SFP, Dian Apriliani Dewi. (foto: ist)

SURABAYA, BANGSAONLINE.comSurabaya Fashion Parade (SFP) bakal digelar pada tanggal 7-8 November 2020 mendatang. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, SFP 2020 kali ini dilakukan secara virtual. Terkait konsep dan audience, tentu berbeda. Bisa dibilang saat ini cakupannya lebih luas dibandingkan tahun sebelumnya, karena adanya pandemi yang mengharuskan dilakukan secara virtual.

Founder dan Penggagas SFP, Dian Apriliani Dewi mengatakan, konsep virtual tersebut tidak mudah dan butuh kerja keras, sehingga bisa membuahkan hasil yang maksimal. Konsep secara virtual tentunya dilakukan secara online tanpa penonton kemudian dilakukan live streaming di YouTube yang bisa disaksikan pada 7 dan 8 November 2020 nanti.

"Terkait hal itu tentu kita membuat video dari seluruh rancangan para desainer yang berpartisipasi dalam gelaran ini. Kita tetap jalankan protokol saat pembuatan video. Di backstage juga dan saat make up tetap menjalankan protokol," ujarnya, Kamis (5/11/2020).

Ia menegaskan bahwa semua peserta wajib pakai masker. Untuk model, pada saat jalan saja melepas masker, tetapi masuk ke backstage pakai lagi. Tidak hanya itu, semua kru dan partisipan wajib memakai masker. Untuk ruangan, setiap hari sebelum shooting disemprot disinfektan di semua area shooting.

BACA JUGA : 

Pengunggah Video Pengibaran Bendera Putih di Ampel Minta Maaf

Mensos Risma Cek Penyaluran Bansos BST, PKH, BPNT, dan BSB di Kecamatan Gubeng, Minta Dipercepat

Cerita Petugas Pemakaman Jenazah Covid-19 di Surabaya, Mandi Sampai Bawa HP

Penegakan Aturan PPKM Harus Utamakan Faktor Edukatif dan Humanis

"Untuk target penonton sendiri kami ingin viewer sebanyak-banyaknya. Ribuan lah harapan kami, karena seluruh Indonesia bisa menyaksikannya di YouTube tanpa perlu datang, jadi kita berharap banyak yang menonton," harapnya. (diy/zar)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...