Kamis, 04 Maret 2021 22:45

Sulaiman Banser Buleleng, Long March Napak Tilas K.H.R. As'ad Syamsul Arifin

Kamis, 10 Desember 2020 10:55 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Didi Rosadi
Sulaiman Banser Buleleng, Long March Napak Tilas K.H.R. As
Sulaiman (dua dari kiri) Anggota Banser dari Buleleng, Bali, melakukan napak tilas perjalanan bersejarah Kiai As'ad Syamsul Arifin. foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kecintaan pada kiai membuat seorang anggota Banser dari Buleleng, Bali sanggup berjalan kaki dari Situbondo menuju Jombang. Sulaiman long march jalan kaki napak tilas perjalanan sejarah K.H. R. As'ad Syamsul Arifin yang merupakan awal proses berdirinya Nahdlatul Ulama.

Sulaiman mengungkapkan, Pengasuh Ponpes Salafiyah Safi'iyah Sukorejo itu adalah pembawa pesan dari Syechona Kholil, Bangkalan untuk disampaikan kepada KH. Hasyim Asy'ari yang merupakan restu kepada Hadratussyaikh untuk mendirikan NU. Inilah benang merah berdirinya Nahdlatul Ulama yang kemudian dijadikan napak tilas oleh Sulaiman.

"Perjalanan saya dari Situbondo ke Bangkalan kemudian menuju Jombang yang saat ini saya lakoni adalah napak tilas perjalanan Kiai As'ad," tutur Sulaiman ditemui saat beristirahat di Jambangan, Surabaya, Rabu (9/12/2020) malam.

Sulaiman mengaku niatnya melakukan long march berawal dari mimpinya bertemu Kiai As'ad. Sejak itu, ia bertekad melakukan tabarukan dengan mengulang napak tilas perjalanan sejarah berdirinya NU.

Perjalanan long march ia mulai dari 10 November 2020 yang merupakan Hari Pahlawan, sekaligus mengingatkan kepada nahdliyin pengakuan pemerintah terhadap Kiai As'ad sebagai Pahlawan Nasional.

Pria berusia 33 tahun ini bersyukur napak tilas di Bangkalan sudah dilalui dan bisa berziarah di makam Syechona Kholil. Perjalanan selanjutnya, dari Surabaya menuju Jombang dengan melewati rute Sepanjang, Krian, Mojokerto, dan Jombang.

"Saya juga sudah ke Canga'an, pondok pesantren tempat Syekhona Kholi pernah menuntut ilmu. Banyak pengalaman spritual saya alami di sini," imbuh Sulaiman.

Lulusan pertama Diklatsar Banser Buleleng ini mengakui long march berjalan kaki sangat melelahkan. Bahkan sampai di Surabaya ia sudah tiga kali ganti sandal. Namun, rasa lelah itu terbayar dengan sambutan hangat para sahabat Ansor dan Banser selama di perjalanan.

Bahkan beberapa kali ia dikawal dan ditemani berjalan kaki oleh sejumlah anggota Banser di wilayah yang ia lewati. Rasa kekeluargaan ini yang membuat dirinya tambah bersemangat.

"Seperti saat ini, saya ditemani berjalan kaki oleh sahabat Banser dari Surabaya dan Ponorogo. Sahabat Banser Karang Pilang juga ikut menyambut. Alhamdulillah, bisa menyambung silaturahmi," pungkas lajang kelahiran Kraksaan, Probolinggo ini. (mdr/rev)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Rabu, 03 Maret 2021 05:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Data ini benar-benar mengejutkan. Bayangkan. Dari 1.000 orang Indonesia, 950 orang kekurangan vitamin D. Loh, bukankah sinar matahari di Indonesia melimpah?Ternyata sinar matahari saja tidak cukup. Lalu harus ditambah ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...