Dirjen Migas Kementerian ESDM RI, Tutuka Ariadi saat meresmikan jaringan gas secara simbolis di Halaman Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lamongan.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 4.000 jaringan gas (Jargas) bumi untuk rumah tangga di Kabupaten Lamongan diresmikan Dirjen Migas Kementerian ESDM RI, Tutuka Ariadi di Halaman Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lamongan, Jumat (18 /12).
Didampingi Anggota Komisi VII DPR RI Dyah Roro Esti Widya Putri, Bupati Lamongan Fadeli, Dandim 0812 Lamongan Lektol Inf Sidik Wiyono, dan Kapolres Lamongan AKBP Harun, acara peresmian pembangunan Jargas di Lamongan ini dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan.
BACA JUGA:
- Libur Panjang Iduladha, KAI Catat Stasiun Lamongan Layani Lebih dari 7.200 Penumpang
- KPK Periksa Empat Saksi Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
- Indeks Kesalehan Sosial Lamongan Tembus di Angka 89,88
- Stadion Surajaya Rusak di Sejumlah Titik, Disbudporapar Lamongan Ajukan Perbaikan ke Kementerian PU
Jargas sendiri merupakan salah satu proyek strategis nasional, sebagai bentuk komitmen Pemerintah untuk menyediakan energi yang bersih dan murah bagi masyarakat, serta bersumber dari dalam negeri. Menurut Tutuka Ariadi, ketersediaan gas di Indonesia sangat besar, sehingga penting untuk dimanfaatkan.
“Ketersediaan gas di Indonesia berlebih untuk kebutuhan dalam negeri. Pemerintah terus mengupayakan penggunaan gas ini untuk kebutuhan domestik dan mengurangi impor,” ungkap Dirjen Migas.
Pada kesempatan yang sama, Dyah Roro Esti Widya Putri menyatakan bahwa penggunaan Jargas lebih murah dibandingkan LPG serta lebih baik dari segi kemanfaatannya.
“Jargas ini dibuat dengan bahan metana yang jumlahnya dapat dipenuhi dari dalam negeri dan suplainya melimpah, sedangkan elpiji terbuat dari propana yang untuk memenuhinya kita 60 persen masih impor. Harapannya jargas ini betul-betul bisa bermanfaat,” ungkapnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




