Bupati Magetan Suprawoto saat dikonfirmasi awak media.
MAGETAN, BANGSAONLINE.com - Menjelang pergantian tahun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan meniadakan pesta kembang api yang biasanya dilakukan pada saat detik-detik malam tahun baru.
Hal itu dilakukan untuk mencegah kerumunan massa sebagai upaya mencegah penularan Covid-19 di Kabupaten Magetan.
BACA JUGA:
- Nasib Arta Deva Leandry di DPPKBPP-PA Magetan, Tergeser Orang Lain Karena Hanya Dianggap Fasilitator
- Pemkab Magetan Perkuat Akses JKN untuk Warga Tidak Mampu
- Tanggapi Keluhan Warga, Pemkab Magetan Sidak Rumah Potong Ayam di Ngariboyo
- Mudahkan Akses Masuk Kota, Dishub Magetan Mulai Uji Coba Perubahan Arus Lalu Lintas pada 13 April
"Untuk pesta kembang api tidak ada," kata Suprawoto, Bupati Magetan saat selesai meresmikan Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM), Jumat (18/12).
Bupati menjelaskan, sebagai ganti pesta kembang api itu, Pemkab Magetan akan menggelaran wayang kulit virtual untuk menghibur masyarakat Kabupaten Magetan di rumahnya masing-masing.
"Gantinya akan ada wayang dengan banyak dalang asli Magetan secara virtual, jadi masyarakat bisa melihat tanpa harus keluar rumah," ujarnya.
Selain itu, bupati mengungkapkan juga tidak akan menutup tempat wisata. Namun, mengimbau kepada masyarakat Magetan maupun luar Magetan apabila ingin berkunjung ke tempat wisata harus memastikan dirinya sehat.
"Sebaiknya di rumah saja. Tapi kalaupun terpaksa pergi, pastikan yang bersangkutan itu sehat, atau non reaktif rapid test agar tidak tertular atau menularkan Covid-19," pungkasnya. (ton/ros)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




