“Dalam APBD yang telah disahkan kemarin, telah termuat proyek yang tertunda. Tapi hingga saat ini, APBD masih dievaluasi oleh Pemprov Jatim,” tuturnya.
Proses evaluasi inilah, lanjut Mas’ud, yang ditunggu kejelasannya. Apakah sudah selesai, atau justru ada yang harus dilakukan perubahan.
“Kemarin kami sudah berinisiatif untuk bertanya ke BPKAD, dan diberikan jawaban jika masih dievaluasi di Pemprov Jatim,” imbuhnya.
Masih menurut Mas’ud, dengan kondisi ini, wakil rakyat mendesak agar pemkab lebih intens dalam menjalin komunikasi dengan pemprov. Sebab, selain proses evaluasi APBD, ada realisasi Jembatan Baru Ploso yang ditarget harus selesai pada tahun depan.










