Jumat, 05 Maret 2021 23:01

Pemkab Lamongan Salurkan Bantuan 15 Ton Beras kepada Korban Banjir

Rabu, 13 Januari 2021 18:09 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Nur Qomar Hadi
Pemkab Lamongan Salurkan Bantuan 15 Ton Beras kepada Korban Banjir
Bupati Fadeli, Kapolres AKBP Miko Indrayana, dan Dandim 0812 Letkol Inf. Sidik Wiyono saat sidak banjir di Kecamatan Glagah. (foto: ist)

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Lamongan menyalurkan 15 ton bantuan beras secara bertahap kepada masyarakat terdampak banjir. Selain bantuan beras, Pemkab Lamongan juga membuka pemeriksaan kesehatan secara gratis di setiap desa terdampak banjir di enam kecamatan.

Wilayah Lamongan dapat dikatakan sebagai wilayah yang rentan terhadap banjir, hal ini dikarenakan secara topografis sebagian wilayah Lamongan merupakan daerah rawa yang memiliki ketinggian lebih rendah dari rata-rata permukaan air laut. Oleh sebab itu, dapat pula dikatakan bahwa banjir di Lamongan merupakan banjir kiriman.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga telah memprediksi adanya curah hujan tinggi di Indonesia sebagai akibat dari fenomena La Nina. BMKG sejak bulan Oktober 2020 telah memprediksi bahwa puncak musim hujan akan terjadi pada Januari hingga Februari 2021.

Namun, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Lamongan Moh. Nalikan mengklaim jika banjir Lamongan sudah membaik dibandingkan 10 tahun yang lalu, berkat berbagai upaya yang dilakukan.

“Sepuluh tahun yang lalu, genangan di Bengawan Jero bisa berbulan-bulan. Saat ini dengan berbagai upaya pembangunan infrastruktur Bengawan Jero, pengadaan pompa banjir, usaha memperlancar pembuangan ke laut dengan penggunaan Backhoe Amphibi untuk mempercepat pembersihan eceng gondok, lama genangan dapat dikurangi,” ungkapnya, Rabu (13/1/2021).

Nalikan menambahkan bahwa saat ini empat pintu di Wangen telah dibuka secara maksimal, sehingga dapat mempercepat pembuangan air ke laut. Sebelumnya, empat pintu ini sempat terkendala masalah teknis sehingga tidak semuanya dapat dibuka.

Selain itu, juga telah disiapkan 19 pompa banjir dengan rincian 3 unit pompa dengan kapasitas 500 liter per detik dan 2 unit pompa dengan kapasitas 125 liter per detik di UPT Babat, 2 unit pompa kapasitas 1.000 liter per detik, 8 pompa kapasitas 500 liter per detik, dan 2 unit pompa kapasitas 250 liter per detik di UPT Kuro, ditambah 2 unit pompa dengan kapasitas 250 liter per detik di UPT Deket.

Di samping itu, komunikasi dan lobi intens kepada pemerintah pusat juga telah dilakukan, sehingga terbitlah Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, Kawasan Bromo-Tengger-Semeru, serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.

“Perpres ini salah satunya memberikan prioritas pembangunan penuntasan banjir di Bengawan Jero, namun karena adanya pandemi sehingga realisasi pembangunannya tertunda,” pungkasnya. (qom/zar)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Rabu, 03 Maret 2021 05:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Data ini benar-benar mengejutkan. Bayangkan. Dari 1.000 orang Indonesia, 950 orang kekurangan vitamin D. Loh, bukankah sinar matahari di Indonesia melimpah?Ternyata sinar matahari saja tidak cukup. Lalu harus ditambah ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...