Lokasi yang akan dijadikan Taman Agrowisata Bukit Duraemont. (foto: Kominfo)
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pandemi Covid-19 ternyata tidak membuat Pemerintah Desa Blimbing Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, berhenti berinovasi untuk memajukan desanya. Saat ini Pemdes Blimbing tengah membangun sebuah destinasi wisata alam yang diberi nama Taman Agrowisata Bukit Duraemont. Duraemont adalah singkatan dari Durian Enak Asli dan Montong.
Tempat wisata baru ini bakal menawarkan potensi buah durian khas desa setempat yang sudah sangat terkenal.
BACA JUGA:
- Kenduren Duren Wonosalam 2025 Berlangsung Meriah, Wabup Jombang: Bentuk Rasa Syukur
- Jatim Penghasil Durian Terbesar, Khofifah Bakal Jadikan Ekspor Unggulan Demi Kesejahteraan Petani
- Jelang Musim Balap, Mario Aji Sambangi Kediaman Khofifah dan Disuguhi Durian Black Thorn Khas Blitar
- Usai Viral di TikTok Milik Khofifah, Durian Black Thorn Blitar Mulai Dilirik Pasar Luar Negeri
Perangkat Desa Blimbing, Han Aswara mengatakan, Taman Agrowisata Bukit Duraemont dalam tahap pengerjaan. Nantinya, tempat rekreasi tersebut akan dikelola oleh pemerintah desa melalui Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes.
"Taman Agrowisata Bukit Duraemont terletak di sebelah Balai Desa Blimbing. Sekarang proses pengerjaan. Yang ditawarkan, seperti hasil perkebunan, durian montong," kata Han Aswara.
Pembangunan Taman Agrowisata Duraemont bermula dari keinginan Pemdes Blimbing untuk mengembangkan potensi buah durian montong. Di mana, hampir seluruh masyarakatnya menanam buah durian yang terkenal dengan ukurannya yang lebih besar dan rasanya yang enak tersebut.
"Potensi durian montong sangat baik dan sangat terkenal di Kabupaten Kediri. Saat panen raya, sangat banyak sekali. Karena luasan lahan durian mencapai puluhan hektare," imbuhnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




