Tafsir Al-Kahfi 51-53: Memberitahukan Amal Sendiri

Tafsir Al-Kahfi 51-53: Memberitahukan Amal Sendiri Ilustrasi keluarga iblis.

Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*

51. Maa asyhadtuhum khalqa alssamaawaati waal-ardhi walaa khalqa anfusihim wamaa kuntu muttakhidza almudhilliina ‘adhudaan

Aku tidak menghadirkan mereka (Iblis dan anak cucunya) untuk menyaksikan penciptaan langit dan bumi dan tidak (pula) penciptaan diri mereka sendiri; dan Aku tidak menjadikan orang yang menyesatkan itu sebagai penolong.

52. Wayawma yaquulu naaduu syurakaa-iya alladziina za’amtum fada’awhum falam yastajiibuu lahum waja’alnaa baynahum mawbiqaan

Dan (ingatlah) pada hari (ketika) Dia berfirman, “Panggillah olehmu sekutu-sekutu-Ku yang kamu anggap itu.” Mereka lalu memanggilnya, tetapi mereka (sekutu-sekutu) tidak membalas (seruan) mereka dan Kami adakan untuk mereka tempat kebinasaan (neraka).

53. Waraaa almujrimuuna alnnaara fazhannuu annahum muwaaqi’uuhaa walam yajiduu ‘anhaa mashrifaan

Dan orang yang berdosa melihat neraka, lalu mereka menduga, bahwa mereka akan jatuh ke dalamnya, dan mereka tidak menemukan tempat berpaling darinya.

TAFSIR AKTUAL

Ayat sebelumnya bertutur tentang manusia yang menuhankan Iblis dan keluarganya. Mereka berpaling kepada Allah SWT dan mengikuti arahan Iblis. Padahal Iblis adalah musuh manusia yang amat jelas. Dan dengan segala cara, Iblis berhasil menipu mereka, sementara para pemujanya tidak merasa ketipu.

Simak berita selengkapnya ...