Kamis, 22 April 2021 23:31

Fokus Kesehatan Ibu dan Anak, ​TP-PKK Kecamatan di Kota Kediri Ikuti Pelatihan Pita Lila dari UNICEF

Kamis, 18 Februari 2021 19:28 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Muji Harjita
Fokus Kesehatan Ibu dan Anak, ​TP-PKK Kecamatan di Kota Kediri Ikuti Pelatihan Pita Lila dari UNICEF
Suasana Pelatihan Pita Lila oleh United Nations International Children's Emergency Fund (UNICEF). (foto: ist)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kesehatan ibu dan anak menjadi salah satu fokus dari Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Kediri. Hal itulah yang membuat TP-PKK se-Kota Kediri, Kamis (18/2/2021), mengikuti pelatihan Pita Lila oleh United Nations International Children's Emergency Fund (UNICEF).

“Bersama dengan Pokja 4 dan kader kesehatan Kilisuci dari setiap kelurahan, kami mengikuti pelatihan secara daring yang digelar oleh TP-PKK Kota," terang Nurfaicha Bambang Trilasmono, Ketua TP-PKK Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Kamis (18/2/2021).

Dia menyambut baik pelatihan ini karena menurutnya hal ini sangat bermanfaat untuk masyarakat, terutama bagi kesehatan ibu dan kebutuhan gizi anak.

Hal serupa juga disampaikan oleh Ketua TP-PKK Kecamatan Pesantren Sandi Sari Dewi Widiantoro. “Kesehatan ibu dan kebutuhan gizi pada anak harus diperhatikan dengan baik supaya bisa tumbuh menjadi generasi yang sehat dan bergizi bagus," ungkapnya saat ditemui di kantor Kecamatan Pesantren.

BACA JUGA : 

SAKIP Kota Kediri Kembali Peroleh Predikat BB Tahun Ketiga dari KemenPAN-RB

Ringankan Beban Warga, Pemkot Kediri Kembali Salurkan Bantuan Sembako Isoman

​Peringati Hari Kartini, Bunda Fey Kunjungi Tiga Kartini Masa Kini Berprofesi Unik

Live di Instagram, Wali Kota dan Ketua TP PKK Kota Kediri Review Produk UMKM Lokal

Sementara itu, dr. Karin sebagai narasumber pada pelatihan tersebut menyampaikan tentang prevalensi stunting di Indonesia. “Prevalensi stunting di Indonesia berada pada posisi ke-115 dari 151 negara di dunia dan posisi ke-8 dari 10 negara Asean," ungkapnya melalui Zoom Meeting.

Dia juga menuturkan tentang pentingnya memahami Pita Lila. Menurutnya, Pita Lila ini digunakan untuk mengukur lingkar lengan bayi. Sedangkan sisi baliknya digunakan untuk mengukur lengan atas ibu hamil pada usia subur 15-45 tahun. Warna merah berarti berat badan kurang, dan warna putih berarti berat badan cukup. Dengan memahami hal tersebut, diharapkan ibu hamil bisa mengetahui status gizi pada anak.

“Pengukuran status gizi bayi masuk ke dalam indikator ukuran antropometri yang biasanya digunakan sebagai kriteria utama dalam menilai kecukupan asupan gizi dan pertumbuhan bayi atau balita," imbuhnya.

Pasca-mengikuti pelatihan itu, TP-PKK se-Kota Kediri berharap hal ini dapat diimplementasikan dengan baik. Seperti yang diungkapkan oleh Herlin, Anggota Pokja 4 TP-PKK Kecamatan Kota Kediri.

“Harapan kami setelah ini pemantauan terhadap kesehatan ibu dan kebutuhan gizi balita dapat lebih baik, sehingga tidak ditemukan lagi kasus kurang gizi," terang Herlin. (uji/zar)

​Cendekiawan Muslim tak Tahu Jumlah Juz Al-Quran
Rabu, 21 April 2021 22:01 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 10 ini bercerita tentang seorang menteri yang juga pengurus organisasi cendekiawan muslim. M Mas’ud Adnan - narator anekdot Gus Dur - bercerita bahwa pada akhir kekuasaan ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 22 April 2021 09:45 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Banyak negara mulai mengumumkan pertumbuhan ekonominya setelah didera pandemik Covid-19. Yang paling tinggi Tiongkok. Tapi pertumbuhan ekonomi India juga mengejutkan. Hanya saja Covid-19 di India gila-gilaan. Seti...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...