​Sekolah segera Dibuka, Roda Dunia Berputar ke atas, dari New Normal ke New Hope

​Sekolah segera Dibuka, Roda Dunia Berputar ke atas, dari New Normal ke New Hope Dahlan Iskan. Foto: ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Para tenaga pendidik mulai divaksinasi. Pada Rabu (24/2/2021) lalu. Presiden Jokowi pun berharap sekolah tatap muka bisa digelar mulai Juli 2021 mendatang.

Menurut Dahlan Iskan, kini tren harapan baru memang sedang menyala. Dan ini terjadi di seluruh dunia. “Dari new normal ke new hope,” tulis wartawan kawakan itu.

Bahkan di Inggris sudah ada kepastian. Sekolah akan dibuka pada 8 Maret 2021. Hanya saja syaratnya ketat. Apa saja?

Nah, tulisan mantan menteri BUMN yang dimuat Disway dan HARIAN BANGSA hari ini, Jumat (26/2/2021), kami turunkan di BANGSAONLINE.com secara lengkap di bawah ini. Selamat membaca:

INGGRIS lagi yang pertama: berani menetapkan tanggal 8 Maret nanti sekolah dibuka lagi.

Alasannya? "Tidak ada pendidikan yang lebih baik kecuali tatap muka di sekolah," ujar Perdana Menteri Boris Johnson kemarin, seperti ditulis banyak media di London.

Tapi pelaksanaannya diserahkan ke sekolah. Terutama dikaitkan dengan kesiapan logistik alat testing. Pemerintah memang akan mendistribusikan alat test Covid-19 ke semua sekolah.

Untuk sekolah lanjutan dan universitas memang ada ketentuan ini: harus tes Covid 4 kali seminggu. Itu untuk dua minggu pertama saja. Setelah itu dua kali seminggu.

Sedang untuk SD tidak perlu tes.

Apakah mereka harus pakai masker? Di luar sekolah ya. Tapi di dalam sekolah tidak diharuskan. Diganti tes Covid tadi.

Aturan di sekolah tanpa masker itu berlaku selama musim panas saja dulu. Ketika memasuki musim dingin nanti akan dikeluarkan aturan baru lagi. Memasuki musim dingin depan kelihatannya harus pakai masker lagi.

Untuk musim panas ini pun Inggris sudah menetapkan pedoman: kebiasaan libur dua bulan di musim panas akan diubah. Khusus tahun ini. Liburan itu harus dimanfaatkan untuk mengejar ketertinggalan di bidang pendidikan. Terutama bagi pelajaran yang memerlukan banyak praktik lewat tatap muka. "Meski pun ada Covid standar mutu pendidikan di Inggris harus tetap memenuhi syarat untuk kebutuhan abad 21," ujarnya.

Sebelum musim panas pun jam sekolah akan dibuat lebih panjang. Tidak hanya untuk menambah pelajaran. Melainkan untuk menambah waktu kebersamaan antar siswa. Agar bisa lebih lama.

Penambahan jam itu bisa saja untuk membuat kegiatan di panggung, pembacaan puisi, atau pertandingan-pertandingan olahraga antar kelas. Bisa juga untuk kegiatan musik. "Itu sangat penting bagi siswa. Dan itu yang hilang selama lock down Covid-19," tambahnya.

Simak berita selengkapnya ...

Lihat juga video 'Setahun Tak Ada Kabar, Korban Longsor di Desa Ngetos Nganjuk Tagih Janji Relokasi':