Toko kelontong yang ludes terbakar diberi garis polisi.
TUBAN, BANGSAONLINE.com – Sebuah toko kelontong di Dusun Gesikanboro, Desa Gesikan, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban ludes dilalap si jago merah, Selasa (9/3/2021).
Toko kelontong tersebut diketahui milik Mustari (62), warga desa setempat. Akibat kejadian itu, pemilik toko mengalami luka bakar di bagian tangan. Sehingga pemilik toko tersebut langsung dibawa ke puskesmas untuk menjalani perawatan medis.
BACA JUGA:
- Dukung Pertanian Presisi, BRI Tuban Bangun Greenhouse di Kampus Mapesa Singgahan
- PT SBI Salurkan 24 Hewan Kurban untuk Warga Tuban pada Iduladha 2026
- Lapas Tuban Gagalkan Penyelundupan 177 Butir Obat, Alur Kunjungan Bakal Diperketat
- PT Solusi Bangun Indonesia Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar dari Laba Bersih 2025
"Korban (pemilik toko) mengalami luka bakar di bagian kedua tangan," terang Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tuban, Yudi Irwanto saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com.
Yudi menjelaskan, awalnya sekitar pukul 10.00 WIB, Tim BPBD Pos Rengel menerima laporan dari warga terkait adanya toko alat dapur terbakar yang diduga karena korsleting listrik.
Setelah menerima laporan itu, Tim BPBD Pos Rengel langsung menuju lokasi dengan mengerahkan 1 unit truk damkar untuk melakukan upaya pemadaman. "Api diduga muncul akibat korsleting listrik," jelas Yudi.
Dengan dibantu warga sekitar, petugas akhirnya mampu memadamkan kobaran api setengah jam kemudian. Beruntung, atas insiden itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
Namun demikian, toko berukuran 4 x 6 meter itu hangus terbakar beserta barang dagangan milik korban. "Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 35 juta," pungkasnya. (gun/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




