Petugas saat simulasi penggunaan alat deteksi Covid-19 GeNose C-19 di Bandara Internasional Juanda.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - PT Angkasa Pura I (Persero) melanjutkan simulasi penggunaan alat deteksi Covid-19 GeNose C-19 di Bandara Internasional Juanda. Sebelumnya, simulasi juga dilakukan di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo beberapa waktu lalu.
Simulasi tersebut merupakan tahap persiapan yang dilakukan operator bandara sebelum GeNose C-19 diterapkan secara terbatas di empat bandara pada 1 April 2021 mendatang.
BACA JUGA:
- Cuaca Jatim Hari Minggu ini: Awali Februari, BMKG Sebut Potensi Berawan dan Hujan Sepanjang Hari
- Bandara Juanda Layani 13,5 Juta Penumpang Sepanjang 2025
- Respons Cepat Tanggap BPBD Jatim Tangani Puting Beliung Terjang Terminal 1 Juanda
- Angin Puting Beliung Terjang Terminal 1 Bandara Juanda, Sejumlah Pohon Tumbang
Direktur Utama PT AngkasaPura I (Persero), Faik Fahmi mengatakan, simulasi GeNose C-19 di Bandara Internasional Juanda berjalan lancar. Ia berharap penggunaan GeNose C-19 pada 1 April mendatang juga berjalan mulus dan memberikan alternatif pilihan alat deteksi Covid-19 di bandara sebagai syarat perjalanan udara bersama tes swab antigen dan PCR.
Lokasi simulasi terletak di lobby Gedung Terminal Baru, di sisi timur Terminal 1. Dilakukan sejak pukul 13.00 WIB kepada total 150 orang karyawan Angkasa Pura I Kantor Cabang Bandara Juanda dan komunitas bandara. Fasilitas dan peralatan yang disediakan yaitu 6 unit mesin GeNose, 500 kantong GeNose, 5 bilik pemeriksaan, area ruang konsultasi, ruang isolasi, 4 meja pengambilan hasil, sejumlah tenaga medis, sejumlah tenaga administrasi, 150 kursi tunggu, 40 unit queline, dan 1 unit TV peraga.
"Pada implementasinya 1 April 2021 mendatang, Bandara Juanda akan menyiapkan 11 mesin GeNose C-19," ucap Fahmi.

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




