Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan saat mengunjungi Kota Batu, Senin (26/4).
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan kunjungi Kota Batu, Senin (26/4).
Tujuan dari kedatangan Luhut adalah untuk melihat berbagai potensi yang ada di Malang Raya, termasuk Kota Batu. Mulai dari potensi alam hingga potensi wisata buatannya.
BACA JUGA:
- Pemkot Batu Amankan Aset PSU Rp741 Miliar dari Pengembang
- Tekan Angka Kemiskinan hingga IPM Tembus 80,35, Wali Kota Batu Paparkan Capaian Positif LKPJ 2025
- Halalbihalal Perumda Tirta Kanjuruhan, Bupati Malang Serahkan Penghargaan Masa Bakti
- Salat Id Berjemaah di Mapolres, Kapolres dan Wali Kota Batu Tekankan Toleransi Wujudkan Batu Sae
Pimpinan se-Malang Raya tampak hadir mendampingi Luhut, antara lain Wali Kota Batu, Bupati Malang, dan Wali Kota Malang sebagai wujud sinergitas antar daerah.
Dalam acara itu dibahas tentang progres perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, pemasangan box culvert mulai dari Jalan Ir Soekarno Desa Pendem hingga Wisma Nala di Jalan Pattimura Kota Batu, serta rencana pembangunan Jalan Tol Batu-Kediri. Termasuk dibahas pula mega proyek di Kota Batu, yaitu kereta gantung.
Dalam sambutannya, Luhut menjelaskan bahwa sinergitas di Malang Raya sudah sangat bagus. Ia berharap agar sinergitas tersebut terus dipelihara. Ia juga berpesan agar berbagai masalah yang muncul bisa dibahas dan diselesaikan bersama-sama.
“Saya percaya kebersamaan dan kerukunan umat beragama di Malang Raya membuat suasana tenang. Dengan begitu, investor dan turis tidak khawatir untuk datang ke Malang Raya,” ujar Luhut.
Ia juga menekankan pentingnya protokol kesehatan dan mengimbau agar masyarakat terus menjalankan protokol kesehatan di manapun dan kapanpun. (asa/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




