Kamis, 29 Juli 2021 16:50

Rakor Ops Ketupat Semeru, Polres Madiun Kota Terjunkan 223 Personel Gabungan

Selasa, 04 Mei 2021 01:15 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Hendro Suhartono
Rakor Ops Ketupat Semeru, Polres Madiun Kota Terjunkan 223 Personel Gabungan

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Polres Madiun Kota menggelar rakor persiapan Operasi Ketupat Semeru Tahun 2021 bersama instansi terkait, Senin (4/5). Rakor ini dipimpin langsung oleh Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa.

Dalam sambutannya, ia menekankan kebijakan larangan mudik yang telah ditetapkan pemerintah, agar dipatuhi bersama. "Bukannya kita tidak memperbolehkan pertemuan keluarga, tetapi dampak penyebaran covid yang dikhawatirkan itu, intinya jangan seperti negara India," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Kabag Ops Polres Madiun Kota AKP Herlinanto memaparkan persiapan-persiapan menjelang pelaksanaan operasi ketupat semeru. Di antaranya, dengan mendirikan pos pelayanan di 5 titik tambahan. Yaitu Pos Yan Pahlawan, Pos Yan Terminal Bus Madiun, Pos Yan Stasiun Madiun, Pos Yan Sun City, dan Pos Pam Alun-alun.

Ia mengatakan, operasi ketupat semeru selain dalam rangka menekan angka penyebaran Covid-19, juga untuk pengamanan lebaran terkait curanmor, curas, perjudian, kecelakaan, dan lainnya.

BACA JUGA : 

Polres Madiun Kota Bersama Forkopimda Lanjutkan Bagi-bagi Sembako ke Warga Terdampak PPKM Darurat

Gelar Operasi Yustisi, Kapolres Madiun Kota Borong Dagangan Sekaligus Bagikan Sembako

1.000 Paket Sembako Dibagikan Kepada Warga Kota Madiun Terdampak PPKM Darurat

Kapolres Madiun Kota Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Jiwan

"Adapun target operasi adalah terciptanya ketertiban di jalur artileri dan tempat ibadah, memperlancar arus lalin dan penurunan angka lakalantas, memutus mata rantai penyebaran Covid-19, serta mencegah terjadinya kerumunan massa, dan lancarnya distribusi logistik dan BBM," urainya.

Personel yang diterjunkan pada operasi ketupat semeru kali ini sebanyak 223 orang, terdiri dari Polres, Kodim, Satpol PP, dan Pramuka. Mereka akan dibagi dalam sistem shift, sehari sebayak 3 kali.

"Perkiraan puncak mudik pada tanggal 29 April - 2 Mei, dan ini telah terlalui. Tanggal 6 hingga 17 Mei adalah giat operasi ketupat semeru. Di mana akan diadakan operasi yustisi, terutama plat luar kota diimbau tidak masuk Kota Madiun," imbuhnya.

Ditanya terkait ketersediaan BBM hingga lebaran nanti, AKP Herlinanto memastikan masih aman.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Madiun, Harum, menambahkan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan instansi terkait dalam melakukan pencegahan Covid-19 dan pengetatan mudik. "Kita akan menambahkan pemasangan barier di titik yang dibutuhkan," ujarnya. (dro)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...