Senin, 14 Juni 2021 10:25

Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru, Wabup Banyuwangi Bacakan Amanat Kapolri

Rabu, 05 Mei 2021 17:36 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Teguh Prayitno
Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru, Wabup Banyuwangi Bacakan Amanat Kapolri
Wabup Sugirah menyematkan tanda pengenal kepada petugas.

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Polresta Banyuwangi menggelar apel pasukan Operasi Ketupat Semeru 2021 di lapangan apel Mapolresta Banyuwangi, Rabu (5/5/2021) pagi. Melalui apel in diharapkan dapat meningkatkan sinergi Polri dengan instansi terkait guna memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Idul Fitri 1442 H di masa pandemi Covid-19.

Kegiatan apel yang dihadiri pimpinan dan perwakilan Forkopimda Kabupaten Banyuwangi tersebut dipimpin Wakil Bupati Banyuwangi, H. Sugirah didampingi Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, SIK.

Dalam amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dibacakan H. Sugirah selaku pimpinan apel mengatakan, apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2021 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda, dan mitra kamtibmas lainnya.

“Kenaikan angka Covid-19 terjadi karena adanya peningkatan aktivitas masyarakat di masa liburan. Untuk itu dilakukanlah larangan mudik di Hari Raya Idul Fitri 1442 H ini. Kendati demikian, masih ada 17 persen masyarakat yang melaksanakan mudik," kata Sugirah.

BACA JUGA : 

Empat Kades yang Dibekuk Polda Jatim Dilimpahkan ke Polres Jember

Pakai Narkoba, Empat Kades di Jember Digulung Resnarkoba Polda Jatim

Geger, Mayat Perempuan Paruh Baya di Banyuwangi Ditemukan Tersangkut di Teralis Besi Aliran Sungai

Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19 di Jatim, Forkopimda Gelar Rapat Koordinasi bersama BNPB

Lebih lanjut Sugirah mengatakan, berkaca kasus perkembangan Covid-19 di India, sehingga sangat perlu diwaspadai. Terlebih bagi mereka yang melakukan perjalanan internasional, perlu dilakukan pengecekan lebih ketat terkait hasil rapid test antigen dan manifes perjalanan serta karantina mandiri di tempat.

"Prioritaskan langkah-langkah preemtif dan preventif secara humanis, sehingga masyarakat betul-betul mematuhi protokol kesehatan sehingga mencegah terjadinya klaster baru Covid-19," ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin menambahkan, dalam Operasi Ketupat Semeru 2021 ini pihaknya mendirikan 20 pospam. Lima di antaranya difungsikan untuk pos penyekatan yang ditempatkan di perbatasan Kabupaten Banyuwangi guna mencegah masyarakat yang nekat mudik pada 6-17 Mei 2021. Ribuan personel gabungan akan dikerahkan untuk melakukan pengamanan dan penyekatan terkait adanya larangan mudik.

"Kami juga akan mengantisipasi adanya jalur tikus yang disinyalir dilalui masyarakat yang nekat mudik. Jika ada yang nekat mudik kita akan kenakan sanksi putar balik," ujarnya.

Selain itu juga pasukan gabungan juga akan bersinergi dalam melakukan pengamanan guna mencegah gangguan Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas di Kabupaten Banyuwangi pada perayaan Idul Fitri 1442 H ini.

"Kami juga akan melakukan rapid test acak dan pembagian masker sekaligus imbauan patuhi prokes guna mencegah penyebaran Covid-19," pungkasnya. (guh/ian)

Khilafah Proyek Politik Inggris? Ini Alasan Hizbut Tahrir Bolehkan Cium Cewek Bukan Muhrim
Minggu, 13 Juni 2021 14:58 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Prof. Dr. K.H. Imam Ghazali Said, M.A. mengungkapkan bahwa upaya menghidupkan sistem pemerintahan khilafah adalah fatamorgana. Tapi Hizbut Tahrir ngotot mau mendirikan khilafah. “Khilafah yang sudah ambruk mau...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Senin, 14 Juni 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Membentak dan memarahi ternyata tak selalu jelek. Kadang justru bisa mengubah sejarah. Atau mencipta sejarah.Inilah yang terjadi antara Chairul Saleh dan Mochtar Kusumaatmadja. Saat perjuangan kemerdekaan RI. Ta...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...