Rabu, 16 Juni 2021 15:54

Mantan Anggota DPRD Kota Probolinggo Adukan Dugaan Pungutan di SMKN 3 ke Polisi

Jumat, 07 Mei 2021 20:04 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Sugianto
Mantan Anggota DPRD Kota Probolinggo Adukan Dugaan Pungutan di SMKN 3 ke Polisi
Syafiudin diwawancarai wartawan usai mengadukan dugaan adanya pungutan di SMKN 3 Kota Probolinggo.

PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Mantan Anggota DPRD Kota Probolinggo, Syafiudin, mengadukan dugaan adanya pungutan yang terjadi di SMKN 3 Kota Probolinggo. Syafiudin yang juga salah satu wali murid itu mendatangi ruang Tim Saber Pungli di Mapolres Probolinggo Kota, Jumat (7/5/2021).

“Ini sudah tidak dibenarkan, ada pungutan dengan dalih sumbangan kepada siswa,” tandasnya kepada wartawan.

Menurutnya, dugaan pungutan itu dilakukan Komite SMKN 3 Kota Probolinggo. Ia menegaskan tidak main-main dalam laporannya. Bahkan dia sebelumnya sudah memberikan batas waktu selama 3x24 jam kepada pihak Komite SMKN 3 Kota Probolinggo untuk melakukan klarifikasi.

“Sampai sekarang tidak ada itikad baik, ya terpaksa saya adukan,” katanya.

BACA JUGA : 

Dinilai Berlebihan, NasDem Kota Probolinggo Tolak PPN Sembako

Antisipasi Corona, Satgas Covid-19 Probolinggo Sweeping Penumpang Asal Madura di Pelabuhan

Nekat Curi Motor, Warga Probolinggo Babar Belur Dihajar Massa

Motor Amblas, Santri Dibegal Enam Perampok di Probolinggo

Ia juga melampirkan bukti dugaan pungutan berupa sumbangan itu, berupa surat pernyataan wali murid bermaterai. “Besarnya sumbangan itu sebesar Rp 200 ribu sampai Rp 1 juta,” katanya.

“Kalau memang itu sumbangan sukarela, seharusnya tidak ada angka nominalnya. Apalagi dengan mengikat menggunakan surat pernyataan. Ini sudah melanggar Permendikbud Nomer 75 Tahun 2016,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Udin itu mengaku jika dirinya memiliki bukti rekaman wali murid yang sudah membayar Rp 1 juta tersebut. “Saya punya bukti rekamannya,” katanya.

Secara terpisah, Kepala Sekolah SMKN 3 Probolinggo, Siti Rohmah saat dikonfirmasi wartawan mengaku kalau sumbangan kepada siswa atau siswi bukan melalui sekolah. Namun berdasarkan kesepakatan dan surat penyataan para wali murid melalui rapat komite sekolah.

“Sumbangan itu nantinya untuk siswa sendiri. Salah satunya untuk membangun kamar mandi dan kegiatan siswa lainnya,” katanya. (ugi/rev)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Rabu, 16 Juni 2021 08:42 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Laksamana Sukardi, mantan politikus PDIP, menulis buku. Baru terbit. Ia menceritakan perisitiwa pemecatan dirinya sebagai Menteri BUMN. Yang hanya menjabat 6 bulan. Ia dipecat Presiden Gus Dur. Karena ada lapora...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...